Ilsutrasi ketan susu | Foto Istimewa

Asmarainjogja.id -- Apakah kamu salah satu penggemar dari kuliner jajan pasar trasidisional yang berasal dari ketan?  Jika iya, di bawah ini adalah daftar menu kuliner berbahan tersebut, berasal dari kota Yogyakarta. Jadi bila suatu saat kamu berkesempatan mengunjungi destinasi wisatanya, jangan lupa sempatkan untuk mencicipi ya, pokoknya dijamin kamu bakalan puas dan ketagihan.

1] Legomoro

Berasal dari bahasa Jawa ‘’atine lego le moro yo lego’’ artinya yang datang membawa keridhoan dan yang didatangi mendapat keridhoan. Jajanan ini terbuat dari ketan yang dibungkus oleh daun pisang dan diikat dengan tali bambu. Satu ikatan berisi empat kue legomoro di mana dibawa oleh calon mempelai pria dalam acara pernikahan.

2] Yangko

Berasal dari Kotagede di mana nama Yanko ini mewakili daerah tersebut. Berawal dari singkatan Kiyangko yaitu Ki Tiyang Kota Gedhe, artinya Ini Orang Kota Gede. Terbuat dari ketan yang dikukus dan mempunyai makna mempererat persaudaraan. Diibaratkan seperti ketan yang selalu lengket.

3] Krasikan

Jajan pasar ini terbuat dari beras ketan yang dicampur dengan tepungnya dan diberi gula jawa. Krasikan berbentuk potongan kotak seperti gethuk tetapi berwarna coklat. Cara memasaknya beras ketan disangrai terlebih dahulu baru dicampur dengan bahan lain.


Hijab

 

4] Wajik

Penganan ini berasal dari beras ketan, santan, dan gula jawa. Cara memasaknya ketan terlebih dahulu direndam kemudian dikukus. Dalam wajan besar dan lebar gula jawa dimasak bersama santan kental. Setelah mendidih ketan dimasukkan dan dibolak-balik hingga seluruh santan terserap ketan semua. Teksturnya biasanya mengkilat. Diletakkan di atas nampan berbentuk kotak bisa juga bundar. Biasanya menjadi pelengkap hantaran saat lamaran maupun seserahan dalam acara pernikahan.

5] Jadah Manten

Sesuai dengan namanya jajajan tradiosional ini ada pada saat acara pernikahan seseorang, namun bukan berarti tidak dijual bebas. Di banyak angkringan warung makan pinggiran juga dijual. Terbuat dari ketan dengan isian daging didalamnya, dan dibakar. Cara meikmatinya dengan secangkir teh panas atau kopi hitam.

6] Lemper

Berasal dari beras ketan, santan dan isinya daging ayam atau abon. Cara memasaknya beras ketan direndam terlebih dahulu kemudian dikukus atau dikaron bersama santan kental. Setelah itu diletakkan pada sehelai daun pisang dan diberi isian lalu dikukus kembali.

7] Semar Mendhem

Cara memasaknya hampir mirip dalam membuat lemper, hanya saja tidak dikukus kembali, dan dibungkus dengan dadar telur tipis menyerupai martabak. Pertama ketan dikaron bersama santan kental setelah matang diletakkan di atas nampan diratakan. Lalu diberi taburan isi dan ditutup oleh ketan lagi. Dalam wadah lain dadar gulung dibuat, setelah itu ketan tadi diris kecil dan memanjang menyerupai lumpia, dibungkus dengan adonan dadar yang sudah matang dan dlilipat rapat.

8] Onde-Onde

Konon kue tradisional ini menurut cerita pernah membuat seorang bule terkagum-kagum dengan cara pembuatannya, di mana seluruh wijen dapat menutup permukaan onde-onde secara sempurna. Terbuat dari tepung ketan yang diuleni dengan santan matang dan dingin. Isi variannya sudah bermacam-macam dan telah termodifikasi oeleh perkembangan jaman. Tidak lagi hanya sebatas kelapa parut, kacang ijo atau kacang merah saja, akan tetapi juga ada rasa coklat, strawberry, keju, dan lain sebagainya.

9] Klepon

Terbuat dari tepung ketan yang diuleni dengan santan dingin setelah diberi sisiran gula merah dan dibulatkan. Direbus dalam air mendidih jika sudah mengapung diangkat dn digulingkan di atas kelapa parut.

10] Kipo

Bentukya sangat sederhana dan mungil dan rasanya manis. Kue ini terdiri dari dua bagian, yaitu kulit dan isi. Bahan bakunya tepung ketan, kelapa tua dan muda, sari pandan, gula jawa, garam halus dan air matang secukupya. Cara membuatnya terdiri dari dua tahapan yaitu pembuatan kulit dan isi. Untuk kulit : campur tepung ketan, sari pandan dan kelapa parut yang sudah tua, diuleni hingga kalis kemudian diberi isi. Untuk isi : gula jawa disisir halus kemudian direbus dengan air, tambahkan kelapa parut muda, dimasak hingga seluruh gula meresap pada bagian kelapa dan berwarna kemerahan. Cara penyajiannya cukup dipanggang saja.

11] Kicak

Terbuat dari beras ketan, gula pasir, parutan kelapa, nangka, garam, daun pandan dan vanili. Cara membuatnya, yaitu dengan merebus beras ketan lalu dihaluskan hingga kalis. Kemudian dibentuk menyesuaikan keinginan. Untuk finishingnya ditambahkan gula pasir, nangka, atau parutan kelapa di atasnya. Jika dimasak dengan benar kuenya akan terasa lembut sat dimakan, rasanya cukup unik ada rasa manis dan asin, dan harum dari aroma nangka yang menggoda.

Hijab

 

12] Ketan Durian

Berbahan dasar beras ketan, santan dan bumbu rahasia berserta daging durian. Cara pembuatannya yaitu : ketan dimasak seperti biasanya direndam terlebih dahulu kemudian dikukus bersama santan dan bumbu. Daging durian dilarutkan hingga berbentuk semacam saus dan disiram di atas ketan yang sudah matang.

13] Ketan Susu

Lagi ngehits saat ini yaitu ketan susu. Cara membuatnya mirip dengan ketan durian hanya bedanya terletak ada di siraman atasnya memakai susu, keju cheddar, dan berbagai toping lain sesuai selera. Populer di banyak resto dan hotel, namun bukan berarti tidak dijual di kaki lima.

Kamu penasaran dengan olahan berbahan ketan ini? Yuk, coba bila kebetulan di Yogyakarta! [Siti Royani] 

Baca juga:

Buat Anak Kos, Resep Masak Praktis Ini Layak Dicoba!

Cara Makan Seafood yang Lezat, Hemat, dan Puas di Pantai Depok Yogyakarta

Tahu Serasi, Kuliner Khas Bandungan yang Menggugah Selera

Lezatnya Sate Kelinci Khas Bandungan

Mencicip Makanan Khas Patuk di Festival Kuliner 1001 Sompil



Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas