Menulis berita feature (travelling) | Foto AIJ

Asmarainjogja.id-Jika setiap hari membaca berita di media cetak maupun online, maka di berita tersebut Anda akan disuguhkan berita feature. Jenis berita feature ini seperti di rubrik travel.

Dan contoh yang paling banyak dijumpai berita feature adalah  National Geographic. Ya, majalah atau situs tersebut adalah yang paling lengkap dan menarik dalam ulasannya. Sebenarnya masih banyak jenis berita feature lainnya, hanya saja kita fokus jenis berita travel saja.

Coba Anda bayangkan ketika seorang jurnalis menuliskan berita objek wisata dengan sajian berita yang kaku, to the point, dan kalimat yang berkesan memaksa. Tentu tidak sedap dibaca, kan? Sebagai pembaca kita tidak larut dalam berita objek wisata jurnalis tersebut, kita hanya sekadar mendapatkan informasi saja. Tidak lebih dan tidak kurang.

Sebab itulah berita feature salah satu produk jurnalis yang semakin mendapatkan tempat di berbagai media. Sebelum berlanjut ke tahap cara menulis, berita feature adalah hasil liputan seorang jurnalis pada objek tertentu yang ditulis dengan gaya khas tanpa menghilangkan unsur-unsur jurnalisme.

Walau demikian, bukan berarti kita yang bukan seorang jurnalis tidak wajib belajar menulis berita feature. Setidaknya dengan belajar menulis berita feature kita bisa menulis objek wisata lebih informatif, inspiratif, dan imajinatif. Ada keseruan di dalamnya. Tentu ini akan menjadi nilai tambah bagi Anda yang hobi menulis berita atau cerita perjalanan.

Berikut 7 langkah dan cara menuliskan berita feature (travelling):

1. Menentukan objek wisata

Ini adalah langkah dasar Anda untuk menuliskan berita. Karena objek wisata juga memengaruhi berita Anda nantinya. Maksudnya begini, pilihlah objek wisata yang paling Anda suka, sebab objek wisata yang sering Anda kunjungi mempermudah menuliskan beritanya. Misalnya objek wisata pantai, air terjun, gunung, atau candi. Terserah objek wisata mana yang dipilih, yang penting Anda enjoye menulis beritanya.

2. Menyiapkan peralatan

Sebenarnya peralatan jurnalis itu cukup banyak, tapi setidaknya kamera harus Anda miliki. Kalau tidak ada, bisa pinjam, atau rental. Selain kamera yang disiapkan, buku notes, dan pulpen. Kamera untuk mengambil gambar objek wisata, sedangkan notes dan pulpen untuk mencatat berbagai informasi yang Anda dapatkan di sana.

3. Berangkat ke objek wisata

Sebagai penulis objek wisata itu memang menyenangkan, selain dapat honor sekaligus jalan-jalan. Bukankah itu perkerjaan yang keren?  Saat orang lain jalan-jalan menghabiskan uang, Anda malah mendapatkan uang, dan tetap menikmati objek wisatanya.

Nah, setelah Anda sampai, carilah keunikan objek wisata tersebut. Amati keindahannya, pengunjungnya, alam di objek wisata tersebut, orang-orang yang tinggal di sana, dan mencari informasi yang bisa dijadikan bahan berita.

4. Mengumpulkan data dari berbagai sumber

Anda harus ingat, berita feature juga tidak terlepas dari 5W+1H; what, who, when, where, dan how. Jadi tugas Anda sekarang adalah memenuhi rumus berita tersebut dari berbagai informasi yang Anda dapatkan di objek wisata itu.

Biasanya setiap objek wisata ada papan profilnya di depan wisata tersebut. Anda bisa mencatat data-data yang penting di sana, mungkin sejarah wisatanya, keunikan wisata itu dibandingkan yang lain, alamat wisata, dan lain sebagainya.

Semakin bagus kamera yang dibawa, maka hasil berita Anda pun semakin baik. Nah, saatnya Anda mengambil gambar objek wisata. Kalau bisa Anda juga mahir cara mengambil foto yang baik, karena berita yang Anda tulis pertama kalinya dilihat adalah gambar.

5. Melakukan wawancara

Setelah pegumpulan data, kini saatnya Anda mencari narasumber untuk diwawancarai. Mewancarai seseorang itu gampang, Anda tidak perlu khawatir! Jangan berpikir bahwa Anda sedang mewancarai seperti jurnalis dalam menangani kasus kriminal. Ini beda! Anda bisa mewancarai dari narasumber dengan santai dan tidak berkesan mewawancarai.

Kalau tidak terlalu percaya diri, bahwa Anda saat ini sedang melakukan wawancara untuk berita feature, pura-puralah seperti seorang wisatawan yang butuh informasi. Berubahlah menjadi orang yang paling lugu di dunia, untuk menanyai seseorang di sana. Misalnya Anda mewawancarai pengeleola wisata, penjaga wisata, para pedagang di sana, dan pengunjung juga boleh.

Santai saja saat mewancarainya, seolah-olah Anda orang yang tersesat mencari arah jalan yang benar. Hehehe. Bila perlu pakai rumus SKSD (sok kenal sok dekat) ini juga trik yang cukup jitu. Intinya adalah untuk menguatkan data yang Anda peroleh tadi dan menggali lagi informasi lebih dalam.

6. Menuliskan berita

Sampailah Anda di tugas terakhir. Menulis berita feature tidak berlaku dalam rumus jurnalisme piramida terbalik, bagian yang terpenting berada di kepala berita. Karena ini merupakan berita kharangan khas yang unik, menghibur, inspiratif, dan informatif yang menyatu dalam berita feature. Jadi Anda bebas memulai menulis dari mana.

Contoh:

Rombongan burung pingai bercicit ria di atas candi. Mereka berpindah-pindah dari satu stupa  ke stupa  lainnya, lalu ke relung-relung badan candi. Dengan sayapnya yang mungil itu, tampak sekali mereka begitu lincah mengitari Candi Sojiwan. Dan beberapa waktu kemudian mereka beterbangan ke pohon yang tak jauh dari candi.

Bagaimana? Menarik, bukan? Pembaca saat pertama kali membacanya bisa larut dan terus menyelesaikan berita itu sampai habis. Sebab pembaca terhanyut oleh berita dengan gaya bercerita itu, seperti baca novel jadinya. Tidak terasa, eh sudah berakhir.

Lalu bagaimana memasukkan rumus 5W+1H dalam tubuh berita feature?

Ini gampang, jangan bingung! Ini bukan rumus fisika atau kimia. Karena contoh di atas berita feature Candi Sojiwan, maka kita melanjutkan contoh berikutnya.

What = Apa

Candi Sojiwan adalah salah satu candi yang unik di antara lainnya yang ada di pulau Jawa. Candi ini bercorak Budha dan Hindu. Sekilas ada kemiripan dengan Candi Prambanan, karena bentuknya yang mengerucut tinggi. Hanya saja di bagian atapnya berjajar stupa-stupa, dan di pucuknya bercokol stupa yang paling besar. Hal ini mengingatkan kita pada Candi Borobudur.Karena itu pula Candi Sojiwan disebut-sebut perkawinan Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Begitu unik dan indah dipandang.  

Who = Siapa

Candi Sojiwan didirikan oleh Raja Balitung sebagai bentuk kehormatan pada neneknya yang bernama Nini Haji Rakyan Sanjiwana.

When: Kapan

Candi Sojiwan dibangun kurun waktu sekitar 842 masehi dan 850 masehi. Dan kemudian ditemukan kembali pada tahun 1813 oleh Kolonel Collin Mackenzie.

“Candi Sojiwan tahun 2011 lalu dipugar, Mas,” ucap Pak Mario pada kami, ia adalah seorang pemandu yang ada di candi ini, Minggu (15 Mei 2016). Contoh kutipan wawancara.

Where: Di mana

Candi Sojiwan terletak di Dusun Sojiwan, Desa Kebon Dalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

How: Bagaimana

Rute ke Candi Sojiwan juga mudah, melalui Candi Prambanan, di tugu perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah, ada gang yang berada di arah Selatan. Lalu terus memasuki jalan tersebut, sampai melewati rel kereta api. Tidak jauh melewati rel itu ada plang Candi Sojiwan. Kemudian ikuti arah tersebut yang berada di kiri jalan.

7. Menyempurnakan tulisan

Sampai di enam langkah itu Anda belum selesai. Tugas Anda berikutnya adalah memoles, mempercantik, mengedit, mencari ejaan yang tidak sesuai EYD, memperbaiki typo, dan melakukan verifikasi data-data dalam berita tersebut.

Baca berulang-ulang berita yang Anda tulis, telitilah di mana kesalahannya. Bila perlu bacalah kuat-kuat agar mudah mencari kata-kata yang salah atau janggal dibaca atau dilafadzkan!

Oh ya, imbangi bacaan nonfiksi Anda denga karya sastra  fiksi seperti; puisi, cerpen,  dan novel. Agar gaya penulisan berita Anda semakin bagus, juga kaya akan diksi dan majas.[]

Refrensi: Buku Jurnalisme Dasar -Luwi Ishwara

Penulis:  Asmara Dewo 

Baca juga:  Cara Mudah Menulis Opini di Media

Cara Menulis Cerpen dengan Tahap yang Mudah Dicontoh

Yuk, gabung di Media Sosial kami!  Google+  Fanpage  Facebook  Twitter  YouTube

 




Komentar Untuk artikel Ini (2)

  • Asmara Dewo Sabtu, 04 Juni 2016

    Terima kasih kembali :)

  • Kayin Fauzi Sabtu, 04 Juni 2016

    Terima kasih atas tipsnya....mantap

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas