Ilustrasi traveler | Istockfoto

Asmarainjogja.id -- Dapat pergi berlibur dan mengunjungi aneka destinasi wisata memang impian semua orang, namun apa jadinya bila waktu yang akan dihabiskan itu bertepatan dengan musim hujan, bisa dipastikan kurang nyaman. Kamu tidak bebas berada di luar ruangan. Sedang asyik menikmati pemandangan, tiba-tiba hujan datang atau banjir bisa juga bencana alam lain menyerang.

Tapi kamu tidak perlu cemas, beberapa tips di bawah ini akan membantumu mengatasi masalahmu.

1. Pilih destinasi paling aman dalam kunjungan wisatamu

Dalam benakmu, pasti sudah mencatat beberapa destinasi tujuan wisata yang hendak dikunjungi. Namun hati-hati jangan gegabah asal pergi ke sana. Alangkah baiknya jika kamu mempertimbangkan beberapa faktor penting yang mempengaruhi wilayah tersebut. Misalnya apakah letaknya rawan banjir dan tanah longsor. Biasanya hal itu sering terjadi pada daerah seperti kawasan sungai, gunung, dan lereng perbukitan. Jika belum membeli tiket perjalanan alangkah baiknya dibatalkan dan ganti pergi tempat lain.

2. Destinasi wisata indoor lebih disarankan

Terkait poin satu, destinasi wisata indoor akan lebih baik kamu datangi. Tempat-tempat ini juga tak kalah menarik dengan destinasi wisata outdoor, di samping aman dari gangguan bencan alam yang tiba-tiba datang menerjang, juga tubuhmu bisa terlindung dari tetesan air hujan, jika sewaktu-waktu turun.

Area seperti : kafe kopi atau warung makan dan resto cocok untuk menghabiskan waktu bersantai sambil berburu kuliner lezat. Pergi ke museum bersejarah, berdiam diri di villa sambil menikmati panorama alam sekitar bangunan sepeti kebun teh dan buah, juga bagus kamu lakukan. Menonton konser di sebuah gedung, atau drama dan film bioskop, mengunjungi seaworld, pergi belanja di departemen store terdekat dan menikmati wahana bermain atau berbelanja, atau sekadar berendam di air panas spa kecantikan sehingga tubuh menjadi rilek, sangat dianjurkan untukmu, yang bermaksut melepas ketengan pikiran selama berkerja atau menuntut ilmu di sekolah dan kampus.


Hijab

 

3. Selama liburan, jagalah kesehatan

Kamu bisa mengonsumsi witamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga stamina selama berada di tempat wisata. Jika kehujanan, segeralah bersihkan tubuh dengan mengusahakan mandi air hangat. Setelah itu minum teh panas atau air jahe hangat, dan satu lagi jangan lupa keringkan rambut di kepalamu sampai benar-benar kering, lalu pakailah baju hangat dan tebal, seperti jaket. Bila perlu bisa mengenakan kaus kaki dan syal di leher, untuk mencegah perut kembung, balurilah perutmu dengan minyak angin atau balsam.

4. Bawa selalu peralatan perlengkapan hujan dalam kopor perjalananmu

Peralatan perlengkapan hujan misalnya : jas hujan, payung lipat, sepatu model karet tahan air, celana pendek, sandal jepit, dan baju yang tidak menyerap air, harus selalu ada dalam kopor besarmu. Di samping itu juga sweater, syal, topi, hingga jaket hangat tebal dan hangat, serta kantong platik untuk meletakan dan memisahkan antara baju kering dan baju basah.

5. Sediakan obat-obatan

Selama liburan kamu tak bisa memprediksi tentang kesehatanmu, apakah akan baik-baik saja atau mengalami sedikit masalah, sebab itu penting sekali untuk mengantisipasinya, seperti menyediakan segala macam obat yang dibutuhkan di dalam tas. Saat tiba-tiba tubuh terasa tak enak, dapat langsung diminum. Tidak harus pergi membeli di apotek atau berobat dokter, yang barangkali saja jauh letaknya dengan hotel atau tempatmu menginap.

6. Update perkiraan cuaca dari BMKG

Seperti telah disinggung pada poin pertama di atas tadi, bahwa kamu harus mewapadai destinasi wisata mana saja yang aman dikunjungi, untuk menghindari sesuatu yang tak diinginkan. Maka memerhatikan kondisi cuaca sangat mutlak dilaukan melalui BMKG. Setiap saat harus up date dan jangan sampai ketinggalan berita mengenai ini ya.

7. Lindungi diri dengan ikut serta menjadi pemegang kartu asuransi perjalanan

Memiliki asuransi perjalan itu penting dan harus dimiliki, untuk melindungi diri hal-hal yang tidak diinginkan. Kamu tidak bisa memprediksi hal buruk yang akan menimpamu selama melakukan perjalanan wisata, misalnya : badanmu tiba-tiba jatuh sakit dan harus dilarikan ke rumah sakit, padahal saat itu kamu sedang pergi liburan keluar negeri, pasti repot bukan? Seperti Pemerintah Uni Eropa yang telah menerapkan sebuah kebijakan kepada semua orang yang hendak ke wilayahnya, menggunakan asuransi menjadi keharusan tersendiri dan wajib ditaati, bila mau masuk dan diterima di sana. Mungkin masih terdengar asing di telinga beberapa orang, termasuk kamu yang belum pernah pergi mengunjungi negara yang mewajibkan melakukan ini.

Hijab

 

Dan bukan tentang biaya rumah sakit saja yang ditanggung oleh pihak asuransi, delay pesawat yang merupakan peristiwa biasa juga termasuk di dalamnya. Perlindungan untuk barang-barang olahraga misalnya : peralatan golf, papan surfing, bahkan kegiatan liburan yang menantang bahaya juga dilindungi keamanannya seperti : mendaki gunung, menyelam dan lain sebagainya. Banyak sekali kegunaannya, namun sayang sekali kesadaran mengenai hal tersebut masih sangat sedikit dan kurang dikenal di tengah masyarakat kita.

Jika kamu hendak memutuskan ambil bagian menjadi peserta, alangkah baiknya kamu mencari informasi ini secara detail dan jelas, sesuai kebutuhan. Bacalah peraturan dan perjanjiannya dalam polis asuransi. Harganya bervariasi mulai ratusan ribu sampai jutaan rupiah, tergantung tujuan serta lama perjalanan yang dilakukan, kamu bisa memilih sesuai keinginan dan kebutuhanmu.

Nah, sudah cukup jelaskan uraian tips ini?  Selamat berlibur ya! [Siti Royani]

Baca juga:

9 Alternatif Wisata Ini Menarik Dikunjungi di Musim Hujan

Pantai Banyu Tibo, Sensai Air Terjun dan Serunya Berenang Dihantam Ombak

Dari Pasir Berbisik, Hari Raya Kuningan, Sampai Bertaruh Nyawa di Kawah Bromo

Petualangan Kami di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Menyatunya Keeksotisan, Keindahan, dan Vulgarnya Candi Cetho



Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas