Pemandian Air Terjun Kembang Soka | Asmarainjogja

Asmarainjogja.id – Bagi kamu yang mungkin jenuh berwisata ke pantai atau candi di Yogyakarta, cobalah ke wisata air terjun. Bukan berarti karena doyan jalan-jalan itu tidak pernah bosan, kan? Tentunya bosan juga, guys.

Untuk itulah saya akan rekomendasikan teman-teman di sini ke salah satu air terjun yang cukup populer di Kota Wisata ini. Dan pastinya tidak akan membuat kamu jenuh di sana. Bisa jadi kamu bakalan malas pulang, alias betah berlama-lama di sana.

Terlebih lagi, nih, ya, bagi kamu yang suka berenang di alam bebas. Wuih… cocok banget, deh. Bayangkan di mana kamu berenang di air yang sangat jernih, berwarna hijau toska, pepohonan rindang di mana-mana, langit biru berawan putih. Beghhh… itu adalah pengalaman yang sangat seru untuk dilupakan.

Air Terjun Kembang Soka

Bening dan sejuknya pemandian Air Terjun Kembang Soka | Foto Asmarainjogja

Oke-oke, mungkin kamu sudah tidak sabar lagi mendengar cerita pengalaman happy kami saat berkunjung ke Air Terjun Kembang Soka. Kemarin, 11 Juli 2017, pagi-pagi benar kami sudah berangkat dari Yogyakarta menuju ke Kulonprogo. Nah, karena berhubung isi perut di jalan, jadinya agak kesiangan sampai di tempat. Well, tidak masalah, yang pastinya bukit tak akan lari dikejar, hahaha.

Sampai di Air Terjun Kembang Soka sekitar pukul delapan, cuaca cerah. Langit pun cepat matang di atas sana, membiru. Untuk tiket masuknya juga sangat murah, hanya Rp 5.000 per orang, sedangkan untuk parkir sepeda motor, Rp 3.000. Letak Air Terjun Kembang Soka ini berada di Dusun Gunung Kelir, Desa Jati Mulyo, Kecamatan Giri Mulyo, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta.

Dari area parkir kami berjalan sekitar 700 meter sampai di sana, cukup jauh memang. Kamu siap trekking, nggak? Kalau pemalas, ya, mau bagaimana menikamti alam indah nan permai itu? Jadi kamu harus siap trekking sejauh yang sudah saya sebutkan tadi.

Tapi kabar baiknya adalah karena treknya menurun, kamu tidak akan keletihan. Lagi pula udara di sana begitu sejuk, segar, plus indah. Maklum ini adalah kawasan Perbukitan Menoreh. Sepanjang perjalanan kami banyak menemukan bunga-bunga yang cantik, dan juga tanaman liar ala hutan. Ada pula anggrek yang sengaja dibudidayakan yang bergantungan di batang pepohonan mahoni. Jadi di Air Terjun Kembang Soka itu kamu akan banyak menemukan tanaman yang mungkin asing.

Tidak jauh berjalan, kami sudah berada di atas jembatan bambu. Ini salah satu spot berfoto bagi pengunjung. Memang keren dan unik tempatnya. Klasik. Di musim tidak hujan begini air tidak begitu melimpah, jadi volume air yang keluar dari perut tebing itu hanya sedikit. Dan tentu saja jernih sekali. Diminum langsung saja sangat segar. Saya sudah mencobanya, guys.

Lihat videonya!

Mungkin kamu penasaran, ya, kenapa nama air terjunnya itu nama bunga? Dulu menurut cerita turun temurun warga Gunungkelir, di sumber mata air itu terdapat Bunga Soka yang berukuran batang pohon kelapa. Padahal sekarang kita lihat batang Bunga Soka itu sekitar ukuran jempol. Nah, karena cerita itu pula dinamailah Air Terjun Kembang Soka.

Sepertinya kita tidak asing lagi dengan cerita-cerita mistis di setiap wisata Yogyakarta. Sama juga dengan air terjun yang satu ini. Konon ceritanya Pangeran Diponegoro pernah memandikan kudanya di sini. Untuk memandikan kuda beliau, dicarilah sumber mata air yang benar-benar bersih. Maka pada saat itu ditemukanlah sumber mata air yang bisa kita lihat sampai sekarang ini.

Masih di cerita yang sama, pernah juga puluhan tahun silam, warga yang punya ilmu kebathinan melihat kuda Pangeran Diponegoro di sana. Berdasarkan pengalamannya itu pula, mata air di sini juga dinamai Sumber Mata Air Jaran, yang artinya Sumber Mata Air Kuda.

Mata air yang itu juga dipercaya berkhasiat. Pernah salah satu warga yang sakitnya cukup parah, komplikasi. Berobat sudah kemana-mana, biaya sudah banyak keluar. Namun ketika mandi setiap pagi di sini setelah shubuh, berangsur penyakitnya mulai sembuh. Hingga lama kelamaan penyakitnya sembuh total.

Ini hanya cerita, guys.   Kita boleh menyakininya atau tidak.

Di lokasi air terjun juga terdapat 4 warung yang menjajakan jualannya dengan harga yang murah. Kamu yang tidak membawa bekal makanan tidak perlu khawatir soal perut. Nah, ini kabar baik bagi kamu yang tidak bisa berenang, di sana setiap harinya juga ada penyewaan rompi pelampung. Kamu bisa menyewanya dengan harga Rp 10.000 dengan waktu sampai puas. Sedangkan disetiap hari Minggu ada penyewaan lazy bed dan ban.

Wahhh, makin asyik kan berenang atau bersantai di Air Terjun Kembang Soka?

Saya yang sudah tidak sabar akan godaan kolam pemandian alami itu langsung saja menyeburkan diri. Byurrr… byurrr…. berenang kesana-kemari tanpa pemanasan terlebih dahulu. Maklum saja, guys, sudah lama saya tidak berenang seperti ini. Eh, beberapa menit kemudian sudah kecapean dan kedingingan saya, hahaha. Adventurer apaan ini coba? Memalukan.

Pasti, deh, siapa saja tidak akan bisa menahan menceburkan diri di sana. Ya, pantas saja anggota My Trip My Adventur seru sekali saat mandi di sini. Memang benar-benar keren. Saya sudah coba mandi dan melompat di sini, guys,  berikutnya giliran kamu? [Asmara Dewo]

Lihat juga video Wisata Pintu Langit Dahromo:

  Baca wisata lainnya yang keren di Yogyakarta:

Watu Lawang, Wisata Pintu Alam Gaib

Putri Capung di Pintu Langit Dahromo

Pesona Wisata Baru Tebing Gunung Gajah

Jangan Iri Lihat Pemotretan Prewedding di Bukit Panguk

Kulonprogo



Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas