Arca Gupolo di Tengah rimbunan bambu | Foto AIJ

Asmarainjogja.id-Setelah menitipkan motor di depan rumah warga, kami pun turun menelusuri Arca Gupolo/Gupala yang tidak terlalu jauh dari perumahan warga sekitar. Jalan yang licin karena bebatuan yang ditumbuhi lumut, membuat langkah kaki kami hati-hati. Sepanjang jalan ini juga terasa lembab, karena memang lokasinya agak ke hutan.

Sebelum memasuki pintu “hutan” di sana terdapat pemotongan batu-batu bukit untuk dijadikan bahan bangunan. Batu-batu yang sudah terpotong tampak rapi tersusun. Karena di dataran tinggi timur Yogyakarta ini memang terkenal dengan bahan batu untuk bangunan, tak jauh dari sana pula akhirnya kami dihadapkan dengan Arca Gupolo.

Di tengah rimbunan bambu dan pohon-pohon yang besar menjulang tinggi memayungi beberapa buah arca yang tampak masih utuh. Hanya saja dua di antaranya yang teletak di bagian bawah, tanpa kepala. Tanpa kepala  karena rusak, disimpan, atau dicuri, entahlah… sebab hilangnya kepala-kepala arca ini mengingatkan saya pada kepala patung budha di Candi Borobudur.

Arca tanpa kepalaArca tanpa kepala | Foto AIJ

15 Mei 2016 (Minggu) mengunjungi situs sejarah ini, saat kami di sana tak ada pengunjung seorang pun, warga sekitar pun tak ada kelihatan di sekitar lokasi, begitu juga dengan penjaga situs ini. Memang tidak dijaga atau bagaimana, saya tidak tahu pasti. Namun, sangat disayangkan saja kalau tidak ada yang menjaganya. Dan tampak pula arca-arca tersebut sudah ditumbuhi lumut. Jika terus dibiarkan begitu saja, lama kelamaan situs sejarah ini akan lebur sendiri oleh alam.

Dalam kesunyian arca ini di tengah rimbunan bambu yang dipagari kawat besi, sebuah arca yang paling menonjol di antara lainnya adalah arca Resi Agastya yang tegak berdiri memegang trisula, sebuah lambang dari Dewa Shiwa. Dan kemudian oleh warga sini, situs sejarah ini dinamakan Arca Gupolo. Gupolo seorang patih dari Ratu (raja) Boko, dan Ratu Boko sendiri adalah ayah dari Putri Roro Jonggrang, begitulah dalam legendanya.

Arca gupolo, arca gupalaArca Resi Agastya yang tegak berdiri memegang trisula | Foto AIJ

Di sekitar Arca Gupolo ini juga ada mata air yang jernih, seperti sumur. Tapi sayang, saat kami ke sana tak ada warga atau siapapun yang beraktivitas di sumur tersebut.

Jika kamu berkunjung ke daerah Timur Yogyakarta, mungkin ke Istana Ratu Boko, Candi Barong Candi Ijo, atau Tebing Breksi, tak ada salahnya mampir ke situs sejarah Arca Gupolo. Lokasinya terletak di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Sekitar satu Km dari Candi Ijo.

Kalau ingin menuju ke Arca Gupolo dari jalan Yogyakarta-Solo, dari simpang pertigaan Pasar Prambanan, ikuti jalan menuju Piyungan (Wonosari), sekitar 2 km dari simpang itu akan ada plang tanda arah ke Candi Ijo. Ikuti terus arah jalan tersebut, sampai pada tanjakan yang cukup tinggi. Sampai di sana silahkan tanya pada warga setempat, karena lokasinya ada di sisi kanan jalan  tersebut. Kira-kira 500 meter  sebelum Objek Wisata Tebing Breksi.[] 

Penulis:  Asmara Dewo 

Baca juga:  Bagi Kaum Pemburu Candi, Sudah Pernah ke Candi Ijo Belum?

Tebing Breksi, Wisata Eksotis yang Berbeda di Yogyakarta

Yuk, gabung di Media Sosial kami!  Google+  Fanpage  Facebook  Twitter  YouTube








Custom Search




Komentar Untuk artikel Ini (4)

  • Asmara Dewo Selasa, 17 Mei 2016

    @Ipul: Iya, Arca Gupolo sepertinya kurang diekspos. Sangat disayangkan juga sih lihat arca2 itu di sana. @Wisata ke Candi Ratu Boko Bagaikan Masuk Istana Kerajaan Jaman Dulu: Siap, Mas, itu komitmen saya juga. Terima kasih :) @Niluhsyahdani: Nggak jauh

  • Niluhsyahdani Selasa, 17 Mei 2016

    Aziiiiiip......asmoro....dewo.....aku sering ke jogja tapi temen ga da yang tau tempat ini yak?padahal dia orang jogja....:-)

  • Wisata ke Candi Ratu Boko Bagaikan Masuk Istana Kerajaan Jaman Dulu Selasa, 17 Mei 2016

    Kita sebagai bangsa yang baik harus menjaga dan melestarikan supaya anak dan cucu kita bisa menikmati juga.

  • ipul Selasa, 17 Mei 2016

    Jalajah yg terpencil dari pinggiran indonesia

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas