Taman Sungai Mudal, Yogyakarta | Foto Asmarainjogja, Asmara Dewo

Asmarainjogja.id – Satu lagi, nih, guys, tempat berenang asyik di Yogyakarta. Di sini kamu nggak hanya sekedar berenang, kalau mau rolling bak film action juga bisa. Selain itu nuansa alam khas Perbukitan Menoreh akan membuatmu terasa damai, rasanya hidup ini benar-benar lepas. Plongggg banget.

Ya, wisata alam ini namanya Taman Sungai Mudal. Bayangkan, guys, sebuah taman di kaki perbukitan, air sungai jernih mengalir dari sumber mata air perbukitan, dilengkapi pula air terjun yang aduhai memesona. Sungguh, deh, nggak ada bosannya mendengar setiap gemericik air yang jatuh dari bebatuan itu.

Catat lokasinya! Taman Sungai Mudal berada di Dusun Banyuganti, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo. 23 Juli 2017, dua hari yang lalu kami traveling ke wisata bagian barat Yogyakarta tersebut. Menelusuri setiap jengkal Taman Sungai Mudal itu sampai sekarang masih teringat jelas. Kesannya tentu saja sangat-sangat keren.

Planning ini memang sudah kami tentukan dengan teman-teman yang lain, ada Miftah, Sakti, dan pastinya si Putri Capungg (Rizka Wahyuni). Kami agak siang berangkat dari kota, molor waktu dari beberapa jam yang sudah ditentukan. Tapi, baiklah, perjalanan itu terkadang memang seru dengan hal-hal di luar dari agenda. It’s oke, it’s true a travelling.

Mungkin kamu yang pernah traveling ke Kulonprogo, pastinya sudah familiar dengan Jl. Nanggulan. Ya, jalan inilah gerbang pemandangan menakjubkan di Kulonprogo melalui rute Barat Yogyakarta. Di sana kita bisa melihat hamparan pematang sawah (saat musim menanam) yang hijau dan sangat luas dengan latar belakang perbukitan. Jalanan yang lurus sebelum menanjak, membuat mata bebas memandang alam indah yang disuguhkan.

Hanya saja, guys, ketika motor kamu mulai memasuki perbukitan, oh my god. Siap-siap, deh, turun dan melanjutkan berjalan kaki sejauh sekitar 70 meter, hahaha. Ya, itu kalau motor kamu tidak kuat dengan tanjakan yang cukup tinggi. Kalau motor kamu hueeebat banget, ya, tidak masalah. Lanjut terussss! Sampai ke Wisata Taman Mudal dari Yogyakarta itu tidak jauh, paling sekitar 2 jam.

Perjalanan yang tidak begitu lama akhirnya mengantarkan kami di Taman Sungai Mudal. Tidak perlu lama-lama lagi, deh, bayar parkir motor Rp 2.000. dan bayar tiket masuk Rp 6.000 per orang, kami langsung saja menjejal wisata yang eksotik itu. Pertama saja melangkahkan kaki kami sudah merasakan hawa sejuk perbukitan, pepohonan berdaun rindang, dan udara segar memasuki rongga-rongga pernapasan. Pikiran, pun, cemerlang seketika, hahaha.

Tak jauh dari pos retribusi, kolam pemandian Taman Sungai Mudal sudah ada di depan mata. Waduhhh… benar-benar menggoda, tak kuasa rasanya ingin melompat di kolam pemandian hijau toska itu. “Tahan, Dewo! Tahan! Kamu harus menelusuri bagian atas dulu.” Sebuah bisikan dari kanan-kiri, entah syetan atau Malaikat. Baik, kami menaiki anak tangga lagi.

Di Taman Sungai Mudal ini, guys, kamu harus terbiasa menaiki anak tangga yang cukup tinggi. Memang, sih, terasa juga capeknya. Tapi tenang saja, keindahan alam sekitar akan membuatmu tetap semangat, cayo! Cayo! Dan di sana juga tersedia tempat duduk di tepian sungai untuk beristirahat. Nah, santai-santailah kamu di sana sembari mengatur napas karena sudah ngos-ngosan.

Selain anak tangga yang harus kami lalui, titi dari bambu (jembatan mini) untuk penyebrangan juga sangat eksotis terlihat. Cukup kokoh menampung wisatawan yang hilir mudik di sana. Nah, dari titi itu kami bisa melihat aliran air yang meliuk-liuk sampai ke kolam pemandian tadi. Dan itu sungguh sangat menakjubkan. Pemandangan yang cool banget.

Taman Sungai Mudal

Rizka Wahyuni berfoto berlatar Air terjun | Foto Asmarainjogja, MIftahul Jannah

Oh, iya, di Taman Sungai Mudal itu juga ada air terjunnya, lho. Karena sekarang tidak musim hujan, jadi debit airnya tidak besar. Tapi tetap saja air terjun yang tingginya sekitar 6 meter itu sangat indah. Lumut hijau di atas bebatuan menjadikan air terjun yang begitu jernih semakin sedap dipandang mata. Pokoknya keren abisss, coy!

Setelah istirahat kami kembali melanjutkan traveling ini sampai ke puncak. Ya, ternyata dari tempat istirahat tadi sampai ke atas tidak jauh. Nah, di atas ini ada kolam pemandiannya juga, hanya saja kolam yang warnanya agak kelabu tersebut dipenuhi dengan anak-anak dan orangtua. Kalau di atas pemandian untuk anak-anak, berarti yang di bawah tadi untuk remaja dan orang dewasa.

Dan yang lebih kerennya lagi, guys, di area puncak ini disediakan free wifi. Tentu saja, deh, para wisatawan memanfaatkan internet gratis tersebut. Area yang cukup luas, dan banyaknya pendopo-pendopo tempat beristirahat, membuat wisatawan betah berlama-lama menikmati liburan mereka. Bisa dibilang juga, Taman Sungai Mudal juga tempat wisata yang ramah bagi anak-anak. Cukup banyak wisatawan yang membawa buah hatinya kesini.

Saat itu bertepatan dengan acara satwa, jadi ada beberapa komunitas yang membawa hewan peliharaannya, seperti musang, ular, dan iguana. Tampaknya pengelola wisata cukup gencar melestarikan fauna dan flora, tak heran banyak tumbuhan hutan, seperti anggrek, pakis, dan tumbuhan hutan lainnya tumbuh subur di sana. It’s coll, guys! Kamu yang mungkin juga pecinta alam tentu bangga, kan?

Hampir lupa, nih, sepertinya kamu penasaran kenapa namanya Sungai Mudal? Nah, arti mudal adalah air yang keluar dari sumber mata air dari dalam bukit. Jadi Taman Sungai Mudal itu memang asalnya dari dalam perut perbukitan, kamu bisa melihat sendiri gua yang ada di sana. Hanya saja pengelola melarang pengunjung masuk ke dalamnya. Kalau dari luar, tentu boleh saja. Karena itulah air yang mengalir di sana sangat jernih, segar, dan dingin.

Setelah kami beristirahat, dan makan di warung yang ada di sana, sebagai penutup traveling ini saya berenang menikmati kolam pemandian yang keren itu, guys. Aihhh… kapan lagi bisa menikmati asyiknya berenang di kolam pemandian Sungai Mudal, ya, kan? Warnanya air hijau toska itulah yang buat saya gregetan. Nggak sabar, saya ingin menceburkan diri saja.

Bagi kamu yang tidak bisa berenang, tenang saja, ada sewa rompi pelampung dan ban di sana. Biaya sewa pelampung Rp 10.000, sedangkan untuk ban seikhlas hati. Kalau kamu mengikuti artikel traveling saya 3 pekan terkahir tentu sudah tahu, saya sedang belajar salto, hahaha. Ini  pula yang bikin saya semangat traveling ke sungai.

Setelah beberapa jam saya berenang, menikmati dingin dan segarnya Sungai Mudal, dan salto di sana-sini, akhirnya Miftah dan Rizka ikut berenang juga. Sedangkan sakti sebagai penonton, hahaha. Guys, saya bilang ke kamu semua, traveling di Taman Sungai Mudal itu sangat keren. Saya juga berani jamin kamu nggak bakalan nyesal, deh, kesini. [Asmara Dewo]

Tonton serunya traveling kami di video ini, guys!

Traveling ini didukung oleh www.padusihijab.com 

Baca juga:

Jumping Style di Air Terjun Kedung Pedut (Bagi yang Bernyali)

Air Terjun Kembang Soka, Mulai Mistisnya sampai Berenang Seru

 



Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas