Karya lukis di pameran Jerijiring wasih 2016 | Foto AIJ

Asmarainjogja.id-Setelah mengisi buku tamu untuk mengunjungi hasil tahunan karya siswa SMSR (Sekolah Menengah Seni Rupa) Yogyakarta 2016, kami pun memasuki ruangan pameran. Di ruang pertama tampak meja tamu, lemari, kursi, lukisan wayang, dan furniture lainnya yang begitu menarik perhatian.

Awalnya tak percaya jika karya-karya ini semua adalah karya setingkat siswa SMA, tapi setelah mendengar penuturan dari salah satu panitia, saya pun berdecak kagum.

Semua karya yang terpajang di sini adalah tugas akhir bagi siswa tingkat  3 atau kelas XII, salah satunya adalah siswa SMSR yang bernama Fais Ari dalam karyanya meja ruang tamu. Di atas permukaan meja tampak tidak seperti ruang meja pada umumnya. Biasanya kita mengenal permukaan pada meja polos saja, namun sungguh berbeda dengan karya siswa yang baru saja tamat dari sekolahnya ini.

Meja tiga dimensiMeja 3 dimensi karya  Fais ARI | Foto AIJ

“Meja tamu ini temanya tiga dimensi, Mas, jadi kalau kita lihat permukaan meja ini seperti hidup,” kata Fais Ari pada kami di Taman Budaya Yogyakarta, Sabtu (28/5/2016).

Ya, cukup unik karya yang satu ini, meja tiga dimensi. Wah… kayaknya tema baru nih di dunia furniture. Karena rasa penasaran, saya pun meraba permukaan setiap inci meja tersebut. Cukup halus dan mulus finishing-nya.

Meja dari akar jatiMeja tamu dari akar   kayu jati  | Foto AIJ

“Meja ini dari kayu mahoni, nah, kalau yang di sana itu dari kayu jati,” terang Fais lagi sembari menunjuk meja tamu dari akar kayu jati. Meja dari akar kayu jati itu juga tak kalah kreatif dan uniknya. Dengan di atasnya kaca yang begitu tebal, tampak karya ini berpaduan modern dan tradisional. Wisss… sebuah karya yang menarik tentunya.

Pada dinding ruangan pameran juga terpajang berbagai karya lukisan, patung, keramik, animasi, dan juga hasil karya fotograpi melengkapi pameran ini. Selain itu mata saya tertuju pada patung wanita berkepala singa yang dibuat dari bahan tanah lihat yang nyentrik di tengah-tengah ruang pameran itu. Sebenarnya ada banyak sekali karya-karya yang dipajangkan di sini. Mungkin karena panitianya terlalu sedikit atau bagaimana, saya tidak terlalu banyak dapat informasi.

Patung wanita kepala singa dari tanah liat | Foto AIJ

Setelah menikmati karya anak bangsa yang begitu kreatif ini, kami pun melihat karya yang tak kalah kerennya. Ya, siapa sangka ternyata Sekolah SMSR mampu mendidik siswanya membuat film dua dimensi. Di layar putih itu dengan beberapa pengunjung  kami duduk menonton film dua dimensi. Walaupun dua dimensi, tapi sudah seperti tiga dimensi kok. Yah, salut, itu cukup keren.

Film dua dimensiMenonton film 2 dimensi | Foto AIJ

Potensi seperti ini harus dikembangkan, mengingat perfilman dimensi semakin banyak peminatnya di Indonesia, bahkan juga di dunia. Jika bakat-bakat karya anak didik ini terus dikembangkan dan diberi kesempatan, tidak menutup kemungkinan film-film dimensi Indonesia bisa masuk box office.

Pameran karya siswa SMSR tahun 2016 ini bertemakan dengan Jerijiring Wasih. Jeriji dimaknai sebagai jari manis, dan ring diartikan cincin kenangan. Dan wasih panggilan chayang untuk burung Cenderawasih (lambang SMSR Yogyakarta).[]

Penulis:  Asmara Dewo 

Baca juga:  Arca Gupolo, Arca Tanpa Kepala dalam Kesunyiannya

Kali Code: Ini Sungaiku, Bukan Toiletmu

Yuk, gabung di Media Sosial kami!  Google+  Fanpage  Facebook  Twitter  YouTube

 



Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas