Anak-anak dari Warga sekitar memasuki Candi Pawon | Foto AIJ

Asmarainjogja.id-Ramai anak-anak bermain di Candi Pawon, riuh gelak tawa saat saya menyapa mereka. Mereka adalah anak-anak warga di sekitar sini. Candi Pawon yang letaknya hanya beberapa jengkal dari perumahan warga membuat candi ini selalu dikerumuni para bocah tersebut.

Makara yang tak genap itu menyambut saat saya menaiki anak tangga, dan di atas pintu masuk juga menyeringai kala makara tanpa rahang bawah yang diapit makara seolah-olah menjaga Candi Pawon ini. Ya, menurut kepercayaan Budha dan Hindu kala makara adalah perwujudan dari raksasa penjaga candi, dan lambang dari sebuah kekuasaan.

“Hallo,” sapa saya pada mereka, serempak mereka membalas, “hallo juga,” kemudian disusul ketawa mereka yang menampakkan gigi yang geripis. Lucu saya memandang wajah-wajah polos itu.

Saat itu mereka sedang bermain di bilik candi, padahal di dalam candi itu tidak terdapat apa-apa, ya mungkin menurut mereka asyik bermain di sana. Setelah saya masuk, mereka pun keluar menyebar di sekitar candi. Ada yang duduk di teras candi, ada yang pulang, dan ada juga yang mengikuti saya agar difoto. Hahahha…

Candi PawonCandi Pawon tampak cantik dari samping | Foto AIJ

Kepopuleran candi Borobudur mendunia, bahkan untuk warga Indonesia sendiri mungkin inilah satu-satunya candi yang mereka kenal. Sebab masyarakat awam hanya mengenal candi-candi yang populer saja. Terutama Candi Borobudur yang sekarang ini masih duduk di peringkat 7 keajaiban dunia, membuat candi ini pun semakin akrab di telinga warga Indonesia dan dunia. Namun, siapa sangka di sekitar candi peninggalan kerajaan Budha tersebut ternyata ada candi yang mungil nan elok. Jaraknya dari Candi Borobudur berkisar 1.750 meter. Cukup dekat.

Lalu saya pun mengitari candi itu di teras yang lebarnya sekitar 1 meter. Pada dinding bagian depan candi di sebelah kan terdapat terdapat ukiran Kurewa atau yang biasa dikenal umat Budha Dewa kekayaan. Di sebelahnya kirinya tampak polos begitu saja. Di tubuh-tubuh candi bagian samping dan belakang juga terdapat ukiran dan relief yang indah tampak terlihat. Seperti ukiran kinara dan kinari, sepasang makhluk yang berbadan setengah manusia setengah burung, yang berkepala manusia.

Kinara dan Kinari menghiasi dinding Candi PawonKinara dan Kinari menghiasi dinding Candi Pawon  | Foto AIJ

Atap candi berupa stupa-stupa kecil, dan di bagian puncaknya dimahkotai stupa yang lebih besar, hal ini mengingatkan kita ke Candi Borobudur yang dilengkapi stupa setiap sudutnya. Secara keseluruhan Bentuk candi ini mengerucut, seperti candi-candi milik kerajaan Hindu yang ramping dan tinggi.

Sejarah Candi Pawon tidak begitu jelas. Namun menurut arkeolog Belanda J.G. de Casparis, dulunya Candi Pawon ini merupakan tempat perabuan Raja Indra (782-812 m) dari dinasti Syailendra. Nama lain Candi Pawon adalah Candi Bajranalan, penduduk sekitar juga akrab dengan panggilan Bajranalan.

Bocah di Candi PawonBocah di Candi Pawon  memanggil saya untuk difoto | Foto AIJ

Saat saya berkunjung ke Candi Pawon gratis, karena tike ke candi ini sama dengan Candi Mendut. Jadi kalau kita sudah ke Candi Mendut, silahkan juga ke Candi Pawon. Nah, untuk tiket ke Candi Mendut Rp 3.500. Candi Pawon terletak di Desa Brojonalan, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Rute menuju ke Candi Pawon juga mudah, dari Yogyakarta ikuti saja Jalan Yogyakarta-Magelang. Nah, sampai Mungkit, ada lampu merah pertanda plang di sebelah kiri menuju Candi Borobudur. Telusuri terus jalan tersebut, sampai melewati Candi Mendut. Nah, setelah melewati Candi Mendut, ikuti petunjuk arah  ke Candi Borobudur, sampai ada simpang dan tanda penunjuk ke kiri Arah Candi Pawon.[]

Penulis: Asmara Dewo 

Baca juga:  Candi Mendut yang dihuni 3 Arca Budha Terbesar

Candi Plaosan, Tanda Cinta dari Rakai Pikatan untuk Permaisurinya 

Keunikan dan Keindahan Candi Sojiwan 

Yuk, gabung di Media Sosial kami!  Google+  Fanpage  Facebook  Twitter  YouTube

 

 








Custom Search




Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas