Rizka Wahyuni jealous lihat foto Prewedding di Bukit Panguk | Foto Asmarainjogja

Asmarainjogja.id – Nama Bukit Panguk kian bersinar saja sebagai salah satu wisata terbaik sunrise di Desa Mangunan. Wisata yang sudah setahun ini selain diburu oleh para wisatawan, juga sebagai ajang pemotretan prewedding. Mereka mengambil lokasi di Bukit Panguk tentulah karena spot kece di sana yang sangat memesona. Jika tidak mana mungkin mereka mengambil risiko prewedding di tempat biasa.

13 Juni 2017, saat itu kami setelah sahur menuntaskan traveling yang masih menggantung. Sebab sebelumnya kami sudah ke Bukit Panguk beberapa hari yang lalu, namun karena sore hari, pemandangan di sana kurang maksimal. Atas informasi salah satu pengelola, Pak No, “Kalau ke sini pagi, Mas, lihat sunrise cantik sekali. Dan terbentang kabut di sepanjang Sungai Oyo.”

Sampan di Bukit Panguk

Rizka di atas spot sampan di Bukit Panguk | Foto Asmarainjogja, Asmara Dewo

Nah, itulah alasan kemi kembali lagi untuk mengunjungi Bukit Panguk yang terletak di Dusun Kediwung, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabutapen bantul, Yogyakarta. Masih gelap perjalanan dari Yogyakarta ke sana, pengendara masih satu dua yang lewat. Meskipun hari biasa, minat wisatawan cukup banyak ingin menguak keindahan Bukit Panguk yang semakin hits di Yogyakarta ini.

Tak terkecuali kami, yang sampai hari ini masih saja penasaran dengan wisata alam yang “menyimpan” misteri keindahan tersebut. Untuk tiket per orangnya Rp 2.000, sedangkan untuk parkir motor Rp 2.000, dan untuk kendaraan roda empat Rp 5.000. Murah apa murah? Murah, ya, kan? Memang hanya di Desa Mangunanlah wisata keren yang tidak buat kantong mahasiswa tipis.

Ketika itu kamilah pengunjung pertama yang datang, masih benar-benar gelap. Setelah sampai kami ke Mushola dulu. Fasilitas umum tersedia sangat baik di sini, tidak perlu khawatir kalau takut tertinggal ibadah. Warung-warung juga berjejer di sana, meskipun bulan puasa sebagian ada yang buka. Untuk menyantap sahur atau buka puasa cocok sepertinya, ya?! Monggo bagi yang berminat!

Secara umum Bukit Panguk ini sangat asyik untuk liburan, bersih, tata kelolanya cukup baik, orang-orang di sana sangat ramah, idaman banget, deh, bagi wisatawan seperti kita-kita ini. Bahkan untuk sekadar duduk-duduk saja melihat pemandangan di sana sudah buat kita bahagia, lho. Serius.

pegasus di Bukit Panguk

Serunya naik kuda-kudaan (pegasus) berlatar pemandangan indah di Bukit Panguk | Foto asmarainjogja, Asmara Dewo

Letaknya yang berada di ketinggian membuat pemandangan di Bukit Panguk sangat apik. Gugusan perbukitan terbentang luas sejauh mata memandang. Sungai Oyo berwarna hijau yang mengular dari hulu ke hilir begitu elok di pandang dari kejauhan. Alam hijau nan subur yang ditumbuhi perkebunan milik warga menambah rasa haru kecintaan alam Indonesia. Oh, betapa kerennya Indonesia kita dari Bukit Panguk ini.

Ada 2 hal yang paling menakjubkan di Bukit Panguk itu sendiri, pertama sunrise, dan kedua adalah kabut yang disebut-sebut negeri di atas awan. Jika pemandangan sore kami sudah menikmatinya, tinggal sunrise dan kabutlah yang belum kami saksikan. Itulah sebabnya di awal tadi saya sempat menyinggung traveling yang menggantung. Ya, menggantung karena keindahan yang belum terungkap.

Untuk menunggu sunrise kami duduk di depan Pegasus. Pegasus itu seperti kuda-kudaan, sebagai salah satu spot unik dan primadona di Bukit Panguk. Wisatawan yang naik menunggangi Pegasus atau berfoto cantik dikenakan biaya Rp 3.000. ada beberapa spot cantik di sana yang dikenakan biaya, selebihnya gratis, kalau seperti gardu pandang biasa. Tinggal pilih mau yang gratisan atau berbayar? Hahahaha. Kalau yang gratisan ala kadarnya, sedangkan berbayar terjamin kekeceannya.

Cukup lama kami menunggu si bundar oranye dari langit timur, tak juga muncul-muncul. Padahal hari sudah menunjukkan pukul 06:00 wib. Ada apa, ya? Jangan bilang tidak ada sunrise hari ini? Dan sepertinya dugaan kami benar, sunrise sedang malu menampakkan keelokannya. Nasib, deh.

“Nggak ada sunrise hari ini, Mas, cuaca agak mendung,” kata petugas yang menjaga spot Pegasus.

“Haduh, sayangnya. Terus kabutnya sekarang juga nggak ada, ya?” Tanya saya lagi.

“Iya, Mas, kabutnya juga nggak ada. Jam segini biasanya di sepanjang Sungai Oyo ini udah ada kabutnya,” terang petugas wanita itu.

Hal-hal seperti ini, nih, yang memaksa kami harus kembali lagi. Tapi tidak dalam waktu dekat, mungkin beberapa bulan lagi kesini. Lagi pula masih banyak wisata di sekitar sini yang belum kami kunjungi, jadi biar yang lain dulu, deh, kami liput dan dibagikan ke Anda semua. Ternyata tak hanya kami saja yang kecewa, beberapa crew fotografer prewedding juga sama. Ia bolak-balik mencari tempat cantik untuk latar preweding kliennya. Tapi sama saja, kabut hanya tipis mengambang.

Prewedding di Bukit Panguk

Foto prewedding di Bukit Panguk | Foto asmarainjogja, Asmara Dewo

Akhirnya mereka mengambil juga pemotretan prewedding tersebut, tentunya dengan panorama alam yang tidak maksimal. Sang perempuan tampak begitu cantik menggunakan gaun hitam keputih-putihan, sedangkan si laki begitu gagah menggenakan jas hitamnnya. Entah karena cuacanya tidak mendukung atau bagaimana, mereka tidak begitu ‘berbinar’ difoto.

Prewedding di Bukit Panguk

Pasangan kedua pemotretan perewedding di Bukit Panguk | Foto asmarainjogja, Asmara Dewo

Beberapa menit kemudian ada lagi sepasang kekasih yang sedang mengambil foto prewedding di Bukit Panguk. Kali ini dua sejoli tersebut tampak begitu bahagia dan sangat antusias. Yang perempuan tak kalah cantik, apalagi binar matanya memancarkan kebahagiaan yang luar biasa. Semakin cantik dan anggun. Pasangannya juga begitu, klop sekali pasangat tersebut. Duhhh, si Rizka Wahyuni jadi iri, guys, hahahaha.

Prewedding di Bukit panguk

Kaum jomblo hanya jadi penonton | Foto asmarainjogja, Asmara Dewo

Selain Rizka yang hanya cemberut menyaksikan kemesraan dua pasang kekasih tadi, wisatawan lain juga tampaknya begitu. Terbukti saat pemotretan, cukup banyak wisatawan jomblo yang hanya jadi penonton. Bergandengan dengan laki saja, sembari menatap sepasang kekasih di depan mereka. Nasib kamu, Mblo! Hahahaha. [Asmara Dewo

Lihat  juga:

Duh, Baru Tahu Sunset Indah di Bukit Lintang Sewu

Garangnya Offroad dan Semakin Ramainya Wisatawan di Tebing Breksi

Modal 2 Ribu, di Sini Bisa Berfoto Seperti Jack and Rose di Film Titanic

Serunya di Rumah Hobbit Seribu Batu Songgo Langit



Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas