Air Terjun Kedung Pedut Kulonprogo | Asmarainjogja

Asmarainjogja.id – Asyiknya traveling di Yogyakarta memang tidak ada bosannya. Kota “Sejuta Wisata” ini terus mempercantik diri guna memikat wisatawan asing maupun lokal. Tak heran kaum bule sangat betah brlibur di Yogyakarta.

Nah, kali ini, guys, saya akan mengajak teman-teman ke salah satu wisata yang asyik di Perbukitan Menoreh. Ya, namanya Air Terjun Kedung Pedut, kamu pernah ke sana? Atau baru kali ini mendengarnya?

Kedung Pedut ini sangat cocok bagi kamu yang suka bermain dengan alam. Spesialnya lagi kalu kamu suka jumping style di kolam pemandian. Duhhh, di Kedung pedut itu memang keren untuk dicoba. Saya sendiri berkali-kali uji coba di sana. Sayangnya saya belum bisa jumping style. Ya, sekadar melompat ala kodoklah, hahaha.

Oke, catat alamatnya! Kedung Pedut berada di Dusun Kembang, Desa Jati Mulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta. Untuk tiket masuk hanya Rp 6.000 per orang, murah banget, kan? Itulah wisata Yogyakarta. Murah, ramah, indah, dan bikin semua traveler betah.

Minggu, 16 Juli 2017, saya dan Rizka Wahyuni kembali menelusuri wisata yang tiada habisnya di Yogyakarta. Air Terjun Kedung Pedut menjadi tujuannya. Alasannya sederhana karena selama ini hanya mendengar bahwa Kedung Pedut itu indah dan bla… bla… bla.

Seolah tidak percaya begitu saja, kami pun melaju gesit membelah Perbukitan Menoreh dengan matic. Waw… jalan yang sangat seru, dan juga pemandangan indah di sepanjang perjalanan yang menambah happy traveling kami. Dari Jl. Godean, Yogyakarta, sampai ke lokasi wisata itu tidak jauh. Ya, paling sekitar 2 jam perjalanan.

Di weekend, Kedung Pedut sangat ramai pengunjung, mulai dari pengunjung Yogyakarta sendiri, luar, dan juga mancanegara. Banyak juga bule yang datang ke sana, guys. Itu artinya Air Terjun Kedung Pedut sudah mendunia, dikenal oleh masyarakata internasional, khususnya kaum traveler.

Dari tempat parkiran menuju air terjun itu sendiri cukup jauh. Sekitar 800 meter. Jalan yang sudah dicor dan asri tidak membuat pengunjung letih. Kami sendiri menikmatinya dengan santai sembari bercanda, mengabadikan traveling dengan foto dan video.

Hijau sejauh mata memandang, pepohonan menjulang tinggi nan rindang. Tanaman-tanaman warga sekitar juga tampak terlihat subur di sana. Hampir di setiap 30 meter berdiri warung-warung khas warga setempat. Mereka ramah menyapa para pengunjung untuk sekedar mencicipi makanan yang dijual. Suasana yang nyaman untuk bersantap ria memang menjadi pilihan pengunjung.

Cukup lama kami berjalan, akhirnya kami sudah melihat beberapa air terjun di bawah sana. Nah, di sini cukup banyak air terjunnya, sedangkan kedung alias kolam pemandian lebih banyak lagi. Dari atas saya melihat pengunjung yang seru melompat sudah menggoda saya untuk segera menjajalnya juga. “Baik, tunggu saya beberapa saat lagi,” pikir saya.

Di sini juga ada spot foto di atas gardu pandang, pengelola menarik tarif Rp 10.000. Permainan alam, out bond, seperti flying fox dan bersepeda di udara juga ada di Air Terjun Kedung Pedut. Untuk menguji nyali di atas tali kabel, flying fox, pengunjung dikenakan biaya Rp 15.000.

Semakin penasaran ada surga alam apa saja di bawah sana, kami bergegas turun lebih jauh lagi. Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, banyak sekali air terjun dan kolam pemandian di sini. Kami sampai bingung kemana dulu yang harus dituju. Sepertinya sekali berkunjung ke Air Terjun kedung Pedut tidak puas, area yang begitu luas, dan banyak tempat bermain tak akan cukup hanya sebentar saja saat traveling di sini.

Mengikuti jalan sajalah kami, sampai akhirnya kami berada di salah satu grojogan yang airnya cukup deras. Di sana juga kami melihat ada “Kapal Pedut”, ya, sekedar buatan saja, sih. Tapi tetap saja bagi saya ini menambah elok wisata ini.

Berkunjung di sini kaki kita selalu dimanjakan dengan titi (jembatan kecil) eksotik yang dibuat dari bambu. Tepat di bawahnya aliran air yang begitu bening. Gemericik sungai dari perut tebing terdengar syahdu. Desis dedaunan rindang seakan tak mau ketinggalan menyambut tamu mereka. Kompak sekali keindahan di sini, guys. Rasanya meskipun sekadar berjalan-jalan saja di sekitar Air Terjun kedung pedut sudah membuat hati bahagiaaa sekali. Serius.

Inilah penutup traveling kami, yakni Pemandian Utama Kedung Pedut yang menguji adrenalin. Kalau kamu punya nyali, silahkan dicoba, guys. Nah, yang melompat di sana tidak hanya cowok saja, ada juga cewek, lho. Wah, itu bagi saya keren sekali. Amazing, perempuan hebat. Karena jarang sekali cewek yang berani melompat dari atas ketinggian 4 meter, dan kedalaman air 2 meter.

Saya sendiri melihat dari bawah berpikiran, “Ah, nggak tinggi, kok. Gampang!”, eh, sudah di atas, deg-degan juga, hahaha. Tapi saya coba saja, dan byurrrr…. Keren abis, guys. Ketagihan. Saya terus melompat berkali-kali. Benar-benar tidak bosan, deh. Ada juga pengunjung lainnya yang jumping style alias salto. Wow, mantap, men.

Bagi kamu yang mencoba sekedar berenang saja juga tidak masalah, selain itu ada juga penyewaan rompi pelampung Rp 5.000. Jadi kamu nggak perlu takut kalau belum bisa berenang, guys. Nah, bagi yang betul-betul penasaran bagaimana asyiknya di Air Terjun Kedung Pedut, kamu bisa melihat langsung video di bawah ini!

Ayolah, latih adrenalin, biasakan bermain di alam, berenanglah di sana. Rasakan sensasi berbeda dari air terjun Perbukitan Menoreh. Selamat traveling di Kedung Pedut Kulonprogo. [Asmara Dewo]

Baca juga wisata Jogja lainnya yang keren:

Air Terjun Kembang Soka, Mulai Mistisnya sampai Berenang Seru

Watu Lawang, Wisata Pintu Alam Gaib

Putri Capung di Pintu Langit Dahromo

Pesona Wisata Baru Tebing Gunung Gajah Kulonprogo

 



Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas