Ahok berpidato di serah terima jabatan | Foto Kumparan

Asmarainjogja.id – Menjelang pilkada serentak 2017, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyarankan agar memilih pemimpin berdasarkan agama keyakinannya. Sebab menurut Lukman hal itu sama sekali tidak melanggar konstitusi.

Hal itu disampaikan melalui Twitter resminya, “Kita bangsa religius yg menjadikan agama sebagai acuan bersikap. Memilih cagub berdasar keyakinan agama sama sekali tak langgar konstitusi.”

Sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berpidato saat serah terima jabatan yang menyinggung soal pemilihan cagub, Sabtu (11/2/2017).

Dalam pidato tersebut, calon gubernur petahana DKI Jakarta mengatakan, “Anda melawan konstitusi di NKRI jika milih orang berdasarkan agama,” kata Ahok dalam acara serah terima jabatan dengan Plt GUbernur DKI Jakarta Sumarsono di Balai Kota Jakarta. Seperti yang dikutip dari Tribunnews.

Apa yang disampaikan Ahok bertentangan dengan UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia Pasal 43 ayat 1:

“Setiap warga negara berhak untuk dipilih dan memilih dalam pemilihan umum berdasarkan persamaan hak melalui pemungutan suara yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan”. [Asmara Dewo]

Baca juga:

SBY yang Difitnah, Malah SBY yang Mau Dilaporkan Pengacara Ahok

Jebakan Batman untuk KH Maruf Amin dari Pengacara Ahok

Ketua MUI Pun Mau Dilaporkan Ahok, Berikutnya Siapa Lagi, Hok?

Lihat juga video politik Agus Yudhoyono

Padusi

Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas