Pendiri Ali Baba, Jack Ma | Foto Lifehack

Asmarainjogja.id -  Siapa  yang tak kenal dengan Jack Ma? Bagi yang bergelut di dunia bisnis tentu tak asing lagi mendengar pendiri e-commerce Alibaba tersebut. Mantan guru Bahasa Inggris itu pun kini menjadi orang  terkaya di China melalui bisnisnya. Namanya harum di internasional, karena keberhasilannya itu pemimpin dunia mengundang atau bertemu langsung dengan Jack Ma.

Pemimpin dunia yang mengaguminya ialah Presiden USA Barrack Obama, mantan Presiden USA Bill Clinton, Raja Belgia Philippe, Perdana Menteri Selandia Baru John Key, Perdana Menteri Italia Matteo Renzi, Sekretaris Jendral PBB  Ban Ki-Moon, Raja Belanda, Perdana Menteri Inggris David Cameron, Presiden Rusian Vladimir Putin.

Selanjutnya, Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Prancis Rancois Hollande, Kanselir Jerman Angela Merker, Pangeran William, Presiden Irlandia Michael D Higgins,  mantan Perdana Menteri Kanada Stepehen Harper, dan tentu saja Presiden RI Joko Widodo. Ia juga saat ditunjuk sebagai penasehat e-commerce untuk Indonesia oleh Jokowi.

Semua ini membuktikan bahwa si ‘crazy’ Jack Ma bukan berhebat-hebat di negerinya saja, tapi juga diakui pemimpin-pemimpin dunia.

Ma Yun alias Jack Ma lahir pada tanggal 10 September 1964 dari keluarga biasa, orangtuanya bukanlah konglomerat. Kedua orangtuanya berprofesi sebagai ping an, yakni seniman tradisional china. Sedangkan kakek dan neneknya merupakan anggota Partai Nasional yang bertentangan dengan Partai Komunis. Karena hal ini pula keluarga Jack Ma dibenci, dan terasing.

Jack Ma kecil suka berontak, keras kepala, nakal, sulit dinasihati, sering mendapatkan hukuman, dan suka berkelahi. Meskipun ia bocah nakal, ia sangat menyukai pelajaran Bahasa Inggris. Karena saking sukanya Bahasa Inggris, ia membeli radio seharga enam mao, agar bisa mendengarkan siaran Bahasa Inggris setiap hari.

Melalui Bahasa Inggris itu pula pikirannya semakin terbuka menatap dunia dan impiannya, hal ini karena ia kerap berjumpa dengan turis-turis asing. Saat itu ia menjadi pemandu turis di Kotanya, Hangzhou. Nama Jack itu juga pemberian dari turis Amerika Serikat, karena menurutnya nama Ma Yun sulit diucapkan.

Setelah tamat SMA, Jack Ma sangat kesulitan masuk ke perguruan tinggi bergengsi di kotanya. Tapi ia akhirnya diterima di perguruan tingi peringkat ke-3 dari 4 perguruan tinggi di kotanya, itu pun setelah melalui tiga kali ujian masuk. Menurut Jack Ma, karena perguruan tinggi itu mau menerimanya, maka baginya perguruan tinggi tersebut terbaik, bahkan lebihh baik dari Universitas Harvard. Sebab Jack Ma juga pernah mengikuti 10 kali ujian masuk ke Harvard, dan semuanya gagal.

Setelah tamat dari Hangzhou Teacher’s Institut, yaitu perguruan tinggi khusus bidang pendidikan, Jack Ma melamar pekerjaan ke berbagai perusahaan. Namun lamarannya banyak ditolak. Ada 30 lamaran pekerjaan yang dibuat Jack Ma, dan semuanya ditolak.

Dan yang tak terlupakan oleh Jack Ma adalah ketika ia melamar pekerjaan di Kentucky Fried Chicken, saat itu restoran fast food itu pertama kali masuk ke China. Ada 24 pelamar kerja saat itu, dan Jack Ma satu-satunya pelamar yang ditolak. Bukan seorang Jack Ma jika ia mudah menyerah mencari pekerjaan, ia juga melamar menjadi seorang polisi, dan ia menjadi satu-satunya orang yang ditolak dengan alasan bahwa ia tak cukup baik untuk menjadi seorang polisi.

Akhirnya ia menjalani program ben ke, yakni program mengajar di institusi yang lebih tinggi. Ia terpilih mengajar di Hangzhou Elektronics Technology College. Jack Ma sangat menikmati masa-masa itu selama lima tahun, dan para siswanya juga menyukai gaya belajarnya.

Selain mengajar di universita tersebut, Jack Ma juga memberikan khursus privat Bahasa Ingris di malam hari untuk teman-temannya yang ingin ke luar negeri atau berniat mendirikan usaha.

Titik mula tampak kesuksesan Jack Ma adalah ketika ia berkunjung ke Amerika Serikat pada tahun 1995. Pada saat itu pemerintah dareah Hangzhou sedang dalam proses pembangunan jalan tol. Pembangunan jalan tol ini dibantu oleh investor Amerika Serikat. Agar tidak terjadi miskomunikasi antara kedua belah pihak, direkrutla Jack Ma sebagai penerjamah. Karena saat itu hanya dialah satu-satunya di Hangzhou yang fasih berbahasa Inggris, dan sudah terbiasa bergaul dengan orang asing.

Ketika di sana, ia mendengar seseorang menyebut kata internet. Sebelumnya Ma juga pernah mendengar kata itu dari seorang guru asal Australia di Hangzhou. Dia juga sudah memiliki gambaran seperti apa itu internet. Di kesempatan perjalannya itu Jack Ma sempat menang judi sebesar US$600, dan hasil kemenangan itulah untuk memulai bisnis internetnya.

Lalu di Kota Seatle, Jack Ma mencari internet service provider bernama VBN, yang pernah didengar dari seseorang. Di kantor kecil dengan lima karyawan, salah satu dari mereka mengajarkan Jack Ma mengoperasikan internet. Saat itu teknologi internet masih sangat sederhana.

Yang diingat Jack ma ketia itu adalah ketika mengetikkan kata ‘beer’, yang muncul adalah bir jerman, bir Amerika, bir  Jepang, tapi bir China tak muncul sama sekali. Dan betapa herannya dia ketika taka da satu data pun tentang China. Saat itulah idenya muncul di kepalanya untuk mendirikan perusahaan di China.

Halaman web yang dibangun pertamanya adalah web untuk agen penerjamah Haibo yang dibuat di negeri paman sam itu. Pada halaman web tersebut dibuat tarif penerjamahan serta nomor telepon Jack Ma. Tak lama setelah web itu dibuat, Jack Ma menerima e-mail yang membuatnya sangat senang. Dari sini ia menduga bahwa internet akan mengubah dunia, dan ia ingin menjadi bagian dari perubahan tersebut.

Sepulang dari Amerika Serikat, Jack Ma mengumpulkan teman-temannya yang bekerja di bidang perdagangan. Ia ingin bekerjasama untuk mempromosikan produk mereka melalui website. Saat itu teman-temannya meragukan ide tersebut, meskipun Jack Ma sudah menjelaskan panjang lebar mengenai keuntunganyang bisa diadapatkan dari promosi tersebut.

Untuk merealisasikan idenya, akhirnya Jack Ma bekerjasama dengan teman-temannya di VBN. Proyek web pertamanya adalah China Yellow Page, atau biasa dikenal China Page. Modal mendirikan bisnis pertamanya itu dari hasil tabungannya, saudara-saudara, dan kedua orangtuanya, yang totalnya mencapai US$2.380. China Page ini jua dikenal sebagai perusahaan pertama berbasis internet di negeri Tirai Bambu tersebut.

Tiga tahun berikutnya, tepatnya pada tahun 1998, Jack Ma meninggalkan China Page, lalu bergabung dengan pemerintahan China. Dia mendapatkan tugas sebagai general manager  di infoshare, sebuah perusahaan teknologi yang didirikan oleh Pusat Perdagangan China Internasional Elektronic (CIECC), sebuah unit dari Departemen Perdagangan Luar Negeri China.

Saat itu ia memimpin pengembangan situs MOFTEC, www.moftec.gov.cn. Dalam pengembangan situs ini Jack Ma dibantu oleh temannya dari China Page. Selain itu ia juga mengembangkan situs lain dari MOFTEC, yakni www.chinamarket.com. Situs china market mendapatkan banyak pujian karena dinilai berhasil mengembangkan perdagangan online di China. Di situs itu terdaftar lebih dari 8.000 komoditas. 

Namun Jack Ma di saat banyak mendapatkan pujian dan kekaguman dari pemerintah China ia malah merasa sedih. Dia merasa tidak nyaman bekerja di bawah pemerintahan. Gerakannya tidak bebas, dan idenya banyak yang tidak direalisasikan.

Aturan tentang cara yang masih offline, hingga transaksinya yang belum diizinkan melalui online menjadi kekesalan Jack Ma. Menurutnya, masa depan e-commerce adalah milik swasta, bukan pemerintah. Sebab di pemerintahan terdapat banyak aturan birokrasi rumit dan tidak boleh dilewati.

Suatu ketika ia berjumpa dengan salah satu pendiri Yahoo, Jerry Yang, Heater Killen, dan beberapa rekan lainnya mengunjungi Beijing untuk mendirikan Yahoo di China. Jack Ma memandu para petinggi itu mengeliling negaranya. Pada kunjungan itu Jack Ma juga mempertemukan mereka dengan wakil menteri MOFTEC. Hasil dari pertemuan itu, Infoshare ditunjuk sebagai agen pemasaran eksclusif untuk Yahoo di China.

Pertemuan dengan para petinggi Yahoo membuatnya semakin semangat keluar dari bisnis e-commerce pemerintah China. Dia mulai mengevaluasi pilihan-pilihan yang terbentang di hadapannya. Bila ia memilih untuk tinggal di Beijing, ia bisa bekerja di Sina atau Yahoo. Dia juga menilai internet di Beijing akan bergerak begitu cepat, dan internet sangat berpengaruh ke dunia. Jika ia tetap bekerja di pemerintahan ia akan sangat ketinggalan untuk mendapatkan peluang emas ini.

Berdasarkan pertimbangan itu, akhirnya Jack Ma memutuskan kembali ke Hangzhou. Lalu ia memanggil seluruh anggota tim yang setia menemaninya dan mengajukan 3 hal untuk dipertimbangkan; 1. Mereka bisa bekerja dengan Yahoo dengan gaji yang besar, 2. Mereka bisa bekerja di Sina atau Sohu, dan 3. Ikut pulang dengannya ke Hangzhou.

Pada tahun 1999, ia mendirikan Alibaba di pemukima kecil Lakeside Garden, Hangzhou. Kantornya sangat sederhana, tidak ada tanda-tanda perusahaan besar di halaman depan rumahnya, juga tidak terlihat adanya aktivitas bisnis yang serius. Alasannya memilih desa yang jauh dari kota, pusat-pusat IT Beijing dan Shenzen, sehingga tidak bising, lebih tenang, dan biaya SDM pun dikeluarkan tidak terlalu besar.

Di awal Alibaba dibangun, Jack Ma senang untuk berbagi pekerjaan dengan penduduk-penduduk desa layaknya pahlawan favoritnya, Robin Hood. Ia juga merekam segala aktivitasnya bersama tim, karena ia yakin bahwa suatu saat nanti rekaman tersebut akan menjadi film dokumenter bersejarah di Alibaba. Jack Ma selalu memberikan mottivasi ke timnya agar selalu kompak dan bekerjakeras demi masa depan yang lebih baik.

Sebagai investasi awal, semua anggota tim mengeluarkan uangnya sehingga terkumpul US$ 60.000. Jack Ma juga membuat 3 peraturan perusahaan; tidak ada yang memiliki kompensasi yang tinggi, tidak ada yang mendapatkan posisi yang tinggi, dan semua akan berada dalam kebersamaan.

Pada saat bersejarah itu, Jack Ma menyampaikan pidatonya dengan penuh semangat dengan mengutarakan impiannya untuk menjadikan Alibaba sebagai e-commerce terbesar di dunia.

Kesuksesan Alibaba mengantarkan Jack Ma menjadi orang terkaya ke-7 di bidang teknologi, dan di urutan ke-12 milyoner sedunia (versi Bloomberg). Dan tentu saja menjadi orang paling kaya di negerinya sendiri, China, dan juga di Asia. Kekayaan Jack Ma ditaksir sebesar US$37,4 miliar, setara 491 triliun, versi majalah Forbes pada akhir Agustus lalu.

Nah, di bawah ini merupakan quotes Jack Ma berdasarkan pengalamannya sendiri:

1. "Ebay adalah hiu di laut. Kita adalah buaya Sungai Yangtze. Jika kita bertarung di laut, kita akan kalah. Tetapi jika kita bertarung di sungai, kita akan menang."

2. “Dunia takkan mengingat apa yang telah kamu ucapkan, tapi yang pasti dunia takkan melupakan apa yang telah kamu perbuat.”

3. “Bila kamu memiliki pola pikir yang berbeda, maka hasil yang kamu raih pun berbeda.”

4. "Kamu membutuhkan orang-orang yang tepat bersamamu, bukan orang-orang terbaik.”

5. “Jangan pernah putus asa. Bila hari ini sulit, esok akan lebih sulit, tapi percayalah, esok lusa matahari akan bersinar dengan cerah.”

6. “Pekerjaanku adalah membantu lebih banyak orang untuk mendapatkan pekerjaan.”

7. “Bila kamu tak pernah menyerah, maka kamu masih punya kesempatan. Karena menyerah adalah kegagalan yang paling besar.”

8. “Tanpa adanya internet, takkan mungkin ada Jack Ma, Ali Baba, atau Taobao.”

9. “Kamu takkan pernah tahu seberapa banyak yang bisa kamu lakukan dalam hidup.”

10. “Hal utama yang perlu kamu miliki adalah kesabaran.”

11. “Hidup itu singkat dan mudah. Jangan terlalu serius dengan pekerjaanmu. Nikmati hidupmu.”

12. “Kamu harus membuat timmu memiliki nilai-nilai, inovasi, dan pandangan ke depan.”

13. “Terlalu melelahkan menjalankan e-commerce di pemerintahan, e-commerce harus mulai dengan perusahaan swasta.”

14. “Semua berubah dengan sangat cepat. Jika aku tetap tinggal di Beijing, maka aku tidak akan bisa melakukan sesuatu yang benar-benar besar. Aku takkan bisa mewujudkan impianuku sebagai pelayan public.”

15. “Ini adalah kegelapan sebelum terbit fajar. Jadi kita harus meraba-raba bersama melalui kegelapan ini. Kami saling membantu satu sama lain. Dan ketika saya mengatakan ‘serang!’ Kita melakukannya tanpa rasa takut atau panik. Kami membawa kapak besar dan kami membiayainya bersama-sama, karena jika dua lusin dari kita membiayai bersama, apa yang perlu ditakutkan.”

16. “Itu adalah modal inventasi pertama kami. Jika kami gagal, setidaknya kita akan dianggap terhormat.”

17. “Jika angina dari Taishan (gunun) meniup kami dengan kuatnya, bagaimanapun juga saya akan tetap membangun dan memulai perjuangan lagi.”

Hijab

18. “Musuh terbesar Anda adalah diri Anda sendiri; lawan terbesar Anda adalah waktu. Dan kegagalan terbesar Anda adalah menyerah.”

19. “Jika Anda membuat uang, mereka (investor) mencoba untuk memberikan Anda lebih banyak. Jika Anda tidak menghasilkan uang dan harus mengemis untuk itu, mereka akan berbalik dan lari.”

20. “Banyak orang berkata, Jack, investor Anda luar biasa. Saya katakana, ya, memang mereka sangat luar biasa, karena mereka yakin bahwa Jack Ma bisa melakukan sesuatu.”

21. “Tidak perduli dengan apa yang Anda lakukan, keuntungan materi tidak harus menjadi motivasi utama Anda.”

22. “Usaha kecil dan menengah seperti pasir di pantai. Internet dapat melekatkan mereka bersama-sama. Hal ini dapat membuat mereka menjadi kekuatan yang tak terkalahkan yang mampu bangkit melawan batu-batu besar. Keutamaan internet adalah bahwa ia dapat digunakan oleh yang kecil untuk bersaing dengan yang besar, digunakan oleh yang cepat untuk bersaing dengan yang lambat.”

23. “Dan jangan pernah berkata, ‘saya tidak bisa!’ Jangan mengeluh! Biarkan orang lain yang mengeluh. Orang yang mengeluh adalah orang yang gagal.”

24. “Sebelum meluncurkan IPO, banyak orang berkata bahwa nama Alibabab sangat buruk sekali. Banyak masalah di sana-sini. Banyak masalah keuangan. Ya, memang betul… tapi itu tidak penting… kita semua mempunyai masa depan… saya percaya ada sesuatu menunggu di depan!”

25. “Tiga tahun pertama, kami tidak mendapatkan keuntungan apa-apa, walau hanya $1 pun dari yang kami lakukan. Tetapi mengapa harus berjalan? Melangkah ke depan. Karena saya menerima banyak e-mail ucapan terimakasih dari pelanggan. Mereka mengatakan bawa ini adalah sesuatu yang luar biasa. Jika Anda terus melakukan usaha ini, kami tidak bisa membayar Anda. Tetapi hal itu membantu kami, maka sesuatu hari Anda akan sukses! Dan saya mempercayai itu.”

 

26. “Jika kamu punya sejuta dolar, kamu manusia beruntung. Tapi ketika kamu mendapat US$10 juta, kamu mendapat masalah, banyak kepusingan. Jika kamu punya lebih dari US$1miliar, kamu punya sebuah tanggungjawab. Itu adalah kepercayaan yang diberikan orang padamu, karena orang yakin kamu bisa menghabiskan uang dengan lebih baik.”

27. “Saya beruntung mengenal banyak orang-orang terkenal. Bill gates, Waren Buffet, Jack Weleh, Larry Page, Mark Zukerberg... perbedaan mereka yang terkenal dengan orang biasa adalah mereka sangat optimis untuk masa depan. Mereka tidak pernah mengeluh. Mereka selalu mencoba menyelesaikan masalah orang lain.”

28. “Apapun yang hebai ini sebenarnya bukan karena saya, tapi karena team work. Kami bekerja dalam team work, itulah yang bisa membuat jadi begini.”

29. “Anda harus bekerja sangat keras. Apakah bekerja untuk orang lain atau bekerja untuk diri sendiri. Dan saya memilih bekerja untuk saya sendiri. Jika Anda bekerja untuk Anda sendiri, berpikirlah manfaat untuk orang banyak…”

30. “Tai chi seperti yin dan yang. Hidup seperti sungai mengalir di arah yang berbeda. Bagaimana cara menyalurkan, melepaskan, mengumpulkan, atau melarutkannya, itu juga cara Anda mengelola perusahaan.”

31. “Buat perubahan. Buat ttindakan. Untuk siapapun. Esok hari adalah hal yang baru.”

32. “I don’t want to be like, I want to be respected.”

33. “Ketika ppertama kali saya muncul di majalah Time, mereka menyebut saya Crazy Jack. Saya pikir sebutan crazy adalah baik. Kita memang crazy, tetapi kita tidaklah bodoh! Kita tahu apa yang kita kerjakan.” [Asmara Dewo]

Sumber: Buku Isi Kepala Jack Ma, karya Tri Admojo, dkk

Hijab

Baca juga: 

Dengan Menulis Kartini Menggugah Dunia

Lima Fakta Pernikahan Mohammad Hatta yang Jarang Diketahui

Soekarno yang Mengamalkan 2 Wasiat Sang Guru

Mohammad Natsir, Mulai Jas Bertambal sampai Menolak Hadiah Mobil

3 Tokoh Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Abad 20 dan 21



Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas