Ilustrasi toko Cina | Foto credit Solopos

Asmarainjogja.id – Mungkin Anda bertanya-tanya, kenapa orang Cina atau juga disebut orang Tionghoa hampir semua sukses berdagang atau berbisnis di Indonesia? Dari Sabang sampai Merauke pedagang Cina begitu subur di dunia perdagangannya. Mulai dari partai kecil, sampai partai besar.

Ya, sudah diketahui secara umum, pedagang Cina merajai perdagangan di bumi Indonesia. Terutama di setiap kota, berjejer ruko-ruko milik orang berkulit kuning tersebut. Sungguh membanggakan tentunya, setidaknya pengaruh Indonesia ditentukan pula dari perdagangan warganya sendiri.

Jika perekonomian setiap warga baik, maka negara pun ikut berdampak pada perekonomiannya. Namun sayangnya, sebagian kita hanya jadi penonton kesuksesan perdagangan orang lain, sebagian kita hanya memuja-muji kekayaan orang lain. Dan pertanyaannya adalah sampai kapan begitu terus?

Kesenjangan sosial di negeri ini tidak sepenuhnya bisa disalahkan kepada pemerintah. Memang benar, kita berhak menuntut kebijakan pemerintah yang tidak menyejahterakan rakyatnya. Tapi yang jelas, dari kepalan tangan   sendirilah yang mengubah kehidupan kita, termasuk juga soal finansial dalam keluarga.

Perhatikan saja, apa pernah orang cina demonstrasi soal kesejahteraan? Tidak pernah, karena mereka sudah makmur. Dan juga malu menuntut soal kesahteraan pada orang lain, meskipun itu pemerintahnya sendiri.

Lihatlah, apa pernah orang cina menuntut pemerintah soal gaji? Tidak pernah, karena mereka dididik bukan jadi karyawan, tapi jadi pedagang, pengusaha, atau pebisnis.

Kenapa orang cina tidak banyak menuntut terhadap pemerintah? Karena mereka yakin dan paham, merekalah yang bisa menyelesaikan persoalannya sendiri.

Baca juga:

Meragukan Rezeki Tuhan

Jangan Mau Jadi Ummat yang Miskin!

6 Alasan Kenapa Jualan Jilbab Itu Sangat Menguntungkan

Bahkan di negeri ini, orang cina terkadang dimusuhi. Sungguh saya tidak habis pikir kenapa harus membenci mereka? Mungkin saudara sebangsa kita ini dianggap sombong atau apalah yang menilai dari persepsi masing-masing dari kita. Harus diketahui, sombong atau apapun yang disebut itu, seharusnya tidak mencapnya secara keseluruhan. Mungkin kita hanya mengenal satu sosok, dua sosok, atau di daerah tertentu saja, belum tahu di daerah lainnya.

Setidak-tidaknya kita bisa belajar dari orang Cina, kenapa mereka sukses dalam berdagang? Jika sudah tahu penyebabnya, ikuti cara mereka berdagang, agar ketularan sukses juga. Saatnya buang sifat iri, dengki, dan rasa permusuhan, sebab itulah yang menghambat rezeki kita.

Jangan pernah melupakan peradaban Cina, karena perdaban Cina jauh lebih tinggi dibandingkan peradaban suku bangsa asli Indonesia sendiri. Bahkan di zaman perkembangan Islam di Arab sana, Cina sudah disebut-sebut sebagai peradaban yang patut ditiru. Tentunya ditiru kebaikannya.

Ada beberapa dasar paling penting yang dilakukan pedagang Cina, semoga kita bisa memahaminya dengan baik.

1. Berdagang dengan harga yang murah

Masalah harga saat belanja pada orang Cina memang tak diragukan lagi. Sangat terkenal dengan harga yang sangat murah. Pedagang Cina itu kalau berjualan tidak banyak mengambil keuntungan. Meskipun di setiap toko dengan supplier atau distributor yang sama.

Cukup sedikit saja mereka mengambil keuntungan, yang penting untung tidak buntung. Nah, keuntungan yang sedikit ini bisa berapa kali transaksi? Inilah keuntungan yang dijalankan mereka selama ini.

Kalau sudah murah, tentu semakin banyak langganannya, bukan? Setiap hari pembelinya semakin ramai, pelanggannya pun semakin berjibun keluar masuk toko yang dikelolanya. Tinggal hitung saja setiap hari keuntungnnya. Dan hitung juga omsetnya selama sebulan jika pembelinya terus ramai.

Dunia mereka adalah dunia perdagangan, bukan yang lain! Jika mereka gagal di dunia perdagangannya, maka sampai mempertaruhkan nyawa pun mereka tidak akan mau bekerja dengan orang lain, apalagi sampai bekerja dengan suku bangsa asli Indonesia. Jadi prinsipnya, jualannya harus maju, harus! Tidak boleh tidak! Meskipun itu hanya untuk beberapa rupiah saja.

Baca juga:

Membuka Keran Rejeki Orang Lain, Siap-siap Kebanjiran Rezeki!

4 Cara Menggedor Pintu Rezeki ala Pedagang

Memulai Bisnis saat Menjadi Karyawan, Kenapa Tidak?

2. Menjaga dan bertanggungjawab penuh atas produk yang dijualnya

Kita berbelanja pada pedagang Cina sangat puas, sudahlah harganya murah, jika komplain karena masalah barang mereka bertanggungjawab. Yang penting kerusakan barang atau masalah apapun itu dari mereka, bukan dari pembelinya. Pembeli bagi pedagang cina adalah sumber rezeki. Jika sudah menyakiti pembelinya, itu artinya mereka sudah menolak rezeki selanjutnya.

Sifat dasar pedagang Cina adalah jujur dan tegas. Mereka tidak berbasa-basi atau bermanis-manis berjualan, apa adanya. Jika barang itu kurang baik, harga pun disesuaikan, begitu juga jika kualitas barang baik, harganya lebih mahal. Jadi kembali lagi pada pembelinya, mau pilih yang mana? Silahkan disesuaikan dengan isi kantong masing-masing.

3. Pelayanan terhadap pembeli dinomorsatukan

Bagi pedagang Cina berdagang bukan hanya soal untung… untung… untung saja. Namun kepuasan pembeli. Pelayanan yang memuaskan inilah sebagai perekat emosi antara pedagang Cina dengan pembelinya. Maka tak heran, jika di satu keluarga kalau sudah berlangganan, sampai ke anak cucu pun tetap berlangganan dengan pedagang Cina jika membeli barang.

Di antara sesama pedagang Cina, meskipun mereka cukup kuat saling mendukung usaha pedagang Cina yang lainnya. Namun pelanggan mereka tetap dijaganya, biar tidak lari ke toko sebelah. Cukup sportif mereka dalam persaingan sehat untuk menarik dan menjaga pelanggannya.

4. Menjalin kerjasama yang baik dengan mitra bisnisnya

Pedagang Cina juga sangat bagus menjalin kerjasama. Mereka akan membantu mitra bisnisnya agar semakin maju dan sukses. Sebab jika mitra bisnisnya juga sukses, akan berdampak pula pada bisnisnya. Namun begitu, pedagang Cina jika sudah dikhianati tidak ada ampun bagi mitra bisnisnya. Hubungan bisnis bisa langsung diputuskan.

Kepercayaan orang Cina sungguh sulit didapatkan, nah, ketika kepercayaan itu sudah didapat, pedagang Cina tak sungkan-sungkan membantu mitra bisnisnya. Baik dukungan materi, maupun dukunan moral. Utang-piutang bagi pedagang Cina sudah biasa. Mereka yang sayang kepada pelanggan atau mitra bisnisnya akan memberikan kesempatan cashbon dalam berbelanja.

Bagi Anda yang pernah bekerjasama dengan orang Cina tentu paham sekali tentang ini.

Bahkan juga pedagang Cina juga memberikan solusi jika dagangan mitra bisnisnya kurang lancar, atau terkendala masalah soal perdagangan.

5. Pedagang Cina bisa dipercaya

Jangan heran kenapa pedagang Cina mudah sekali mendapatkan dana pinjaman dari bank. Meskipun tanpa sebuah anggunan yang jadi syarat utama bagi peminjam modal. Yang uniknya lagi, bank swasta atau pun bank negeri menyodorkan langsung ke rumah pedagang Cina. Satu-satunya alasan utamanya adalah pedagang Cina bisa dipercaya.

Dan pedagang Cina nyaris tidak punya jejak rekam buruk di bank Indonesia ini. Yang namanya usaha, semakin banyak modal maka semakin melancarkan dagangannya. Kesempatan modal pinjaman yang diberikan digunakan sebaik-baiknya oleh mereka. Sampai usahanya semakin besar, besar, dan besar.

Itu pula kenapa pedagang Cina sangat hati-hati atas kepercayaannya pada orang lain. Karena mereka juga dimodalkan kepercayaan oleh para pihak-pihak tertentu.

Nah, itulah lima dasar utama pedagang Cina sukses di Indonesia. Semoga kita bisa menjejaki langkah sukses mereka di dunia perdagangan. Saatnya kita sudah berubah cara pandang dalam kehidupan ini, baik terhadap pemerintah, antar suku bangsa, dan soal rezeki yang diberikan dari Tuhan, Allah SWT. [Asmara Dewo]

Padusi

Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas