Berkunjung di Festival 1001 Sompil | Foto AIJ

Asmarainjogja.id-Bagi kamu yang hobi mencicipi segala makanan tradisioanal Indonesia, sepertinya makanan khas Patuk sompil ini patut dicoba.   Nah, baru dengar kan makanan Sompil? Pada umumnya di daerah Jawa, makanan ini tak asing lagi didengar, namun bagi warga luar Jawa, tentu belum tahu.

Tanpa sengaja kami menghadiri Festival Kuliner 1001 Sompil, peresmian patung durian setinggi 5 meter, dan pameran bunga marilis, di Dusun Ngasemayu, Desa Salam, Kecamatan Patuk. Karena rasa penasaran cukup ramainya para pengunjung, segerelah kami menghampiri panita.

Oh… ternyata untuk masuk ke lokasi acara dikenakan tiket Rp 5.000 per orang. Sempat heran juga sih, kenapa harus bayar.

“Nanti tiketnya bisa ditukar dengan seporsi sompil, ya, Mas,” pesan salah satu panitia pada kami.

Hmm, pantesan bayar. Oke deh, hitung-hitung makan siang, lagian penarasan juga ingin cicipi makanan khas di Patuk ini. Sampai di sana, tampak pula Bupati Gunungkidul Badingah memberikan kata sambutan pembukaan festival kuliner 1001 Sompil.

“Harapan kita dengan adanya festival 1001 sompil bisa memperkenalkan lagi makanan khas Patuk ini kepada wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul.” Ujar Badingah di sela-sela pidatonya, Minggu (24/4/2016).

Bupati Gungkidul Badingah  Bupati Gunungkidul Badingah memberikan kata sambutan di festival   kuliner 1001 Sompil | Foto AIJ

Sompil adalah makanan seperti lontong yang kita kenal pada umumnya, hanya saja berbentuk segitiga yang dibungkus dengan daun pisang. Ditambah dengan tempe bacan, tahu bacan, dan kerupuk. Rasanya enak, tidak pedas.

Konon ceritanya dinamai sompil diambil dari nama keong di sawah yang berbentuk segitiga. Dulu makanan ini sangat popular di tengah-tengah warga, namun karena perkembangan zaman, sompil   jarang dinikmati lagi.

Wisata Kuliner Sompil  Mencicipi sompil makanan  khas Patuk  di festival  kuliner 1001 Sompil | Foto AIJ

Untuk itulah warga sekitar, dan pemerintah setempat berupaya agar makanan khas Patuk ini tidak hilang ditelan zaman. Bahkan ke depannya wisata kuliner ini bisa dijadikan bisnis oleh warga sekitar dengan daya tarik wisata alamnya.

Keseriusan mengembalikan dan mengembangkan sompil di tengah-tengah masyarakat dan menjadikannya sebagai wisata kuliner, Bupati Badingah berpesan, “Setiap para pegawai menggantikan makan siangnya dengan sompil. Dan menyajikan sompil sebagai hidangan saat menerima tamu di acara pemerintahan.”

Nah, sahabat travel, bagi kamu yang berkunjung ke Gunungkidul, harus deh cicipi sompil yang hanya ada di Patuk. Dan bagi kamu yang doyan makan durian, di Patuk juga terkenal dengan buah duriannya yang   begitu lezat. Jadi, kamu bisa menikmati berbagai kuliner di sini.[]

Penulis:  Asmara Dewo 

Baca juga: Oleh-oleh Keripik Walang Goreng dari di Gunungkidul

Yuk, gabung di Media Sosial kami!  Google+  Fanpage  Facebook  Twitter  YouTube








Custom Search




Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas