Air Terjun/Curug Cibiru

Asmarainjogja.id-Banyak pilihan objek wisata di DI Yogyakarta. Itu tergantung minat sahabat muda, lebih suka objek wisata seperti apa?

Jika sahabat muda mencari tempat liburan yang menyenangkan yaitu wisata alam? Tidak ada salahnya, jika  ke Air Terjun Cibiru.

Kenapa ke Curug/Air Terjun Cibiru?

Bagi kamu yang tidak terlalu suka dengan kepadatan pengunjung, dan suara berisik sesama pengunjung, maka bergegaslah ke Air Terjun yang terletak di Dusun Ngetak, Desa Pageharjo, Samigaluh, Kulon Progo.

Kicauan burung merdu di balik dedauanan menyambut kami saat berkunjung ke sana. Dipayungi alam hijau meneduhkan kami di jalan setapak menuju lokasi air terjun tersebut.

Tidak jauh dari area parkir, sekitar 15 menit, gemericik air menyahdukan telinga. Nada-nada alam mulai terasa, menenangkan hati dan pikiran. Sungguh damai, bro!

Mungkin nih ya,  untuk penyesuaian nama Air Terjunnya Cibiru, jembatann yang terbuat dari bambu yang kami lewati pun berwarana biru dengan kombinasi warna pink. So sweet, kan?

Jembatan di Air Terjun Cibiru

 

Wisata alam Air Terjun Cibiru cocok bagi kamu yang sedang galau, stress, atau juga frustrasi. Apakah sekarang kamu sedang mengalaminya seperti saya? Hahaha …

Jujur saja nih teman-teman, saya pribadi pun lebih suka liburan ke alam. Alasannya sederhana, karena liburan seperti itu membuat saya tenang. Rileks, guys, jadinya!

Sebab itu pula liputan objek wisata di asmarainjogja.id lebih banyak tentang wisata alam dibandingkan wisata jenis lainnya. Dan juga penulis tidak suka kebisingan, tidak terlalu tertarik wisata yang mainstream, dan tidak suka wisata yang terlalu padat wisatawan.

Kok egois banget, ya? Hahaha …

Nah, di Air Terjun Cibiru kamu bisa basah-basahan dengan airnya yang sejuk. Merendamkan diri di air ke warna kebiruan, itu sensasi yang luar biasa, bukan? 

Air terjun tersebut tidak terlalu tinggi, sekitar 40 meterlah. Tapi cukup eksotis bagi kalian yang "gila" selfy berlatar belakang air terjun. Hahaha ... saya juga dulu suka selfy, tapi sekarang sudah mulai berkurang. Senangnya malah fotoin objek.

Di sekitar air terjun juga terdapat bebatuan besar. Kami lihat anak-anak warga sekitar bersalto, layaknya atlet beneran kayak di teve. Senang  sekali mereka bermain-main di curug itu.

Nah, ini yang cukup penting!

Dari info papan pengumuman untuk pengunjung. Di situ tertulis sejarah awal mula warga sekitar mengenal Curug Cibiru.

Dalam kisah tersebut, pada tahun 1943 ada seorang pengembara berkuda yang belakangan diketahui “Kyai Badri” atau lebih dikenal dengan "Kyai Sampan".

 

Di grojogan air terjun itulah beliau bersemedi selama 7 hari, 7 malam, dan selanjutnya bertapa di Goa Tundo Telu selama 40 hari, 40 malam, dengan 2 tujuan:

1. Negara   Kesatuan Republik Indonesia Segera merdeka.

2. Rakyat diberi kemudahan dalam memenuhi sandang dan pangan.

Kira-kira nih ya, guys, kamu tahan nggak? Menyepi sendiri di tempat sunyi untuk bertapa selama puluhan hari? Pasti nggak deh! Sama juga sama saya, nggak makan sehari saja, nih perut berontak. Si cacing mungkin ya rewel banget?

Hingga  akhirnya Terwujudlah impian Kyai sampan, Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.  Walaupun Indonesia sudah merdeka, kehidupan masyarakat Ngentak masih sangat menderita. Sebab itu pula, beliau masih sering “Topo Broto” di goa tersebut.

Kalau sekarang nih ya sahabat muda, orang-orang pada mikirin diri sendiri. Boro-boro mikirin negara, mikirin diri sendiri saja ogah. Apalagi sampai mengasingkan diri memohon pada Tuhan di hutan, seperti Kyai Sampan ya, kan? Lama pula itu, guys, 40 hari, 40 malam. Ampun deh!

Di tahun yang sama1945, bertepatan dengan kejadian bahwa di Jetis Gerbosari dijatuhi bom, warga Ngentak semakin ketakutan, apalagi melihat pesawat terbang di udara.

Melihat kenyataan itu Kyai Sampan mengajak warga untuk menyimpan “rojo koyonya” di Goa nomor 1, Goa Tundu Elu.

Ada 3 goa di sini, sahabat muda.  

Sedangkan goa nomor 2 masih tetap dijadikan tempat bersemedi. Dan untuk goa yang ke-3 itulah tempat untuk menyimpan harta benda yang lebih berharga warga Ngentak pada zaman itu.  

Mungkin sejarah singkat objek wisata Air Terjun Cibiru dan Kyai Sampan tersebut bisa memperkaya wawasan kita lagi saat sedang liburan. Menyenangkan, bukan? Bertambahnya pengetahuan di masa liburan yang mengasikkan tentunya.

Gajebo di Air Terjun Cibiru

 

Di dekat goa, ada gajebo yang nyaman dan indah. Sahabat muda bisa duduk bersantai ria melepaskan lelah, di  waktu makan siang. Wow  ... pasti enak kan makan-makan  di tengah suasana alam yang sangat sejuk?

Oke, sahabat muda, sekian dulu,  Ikuti terus liputan berita perjalanan objek wisata kami di air terjun keren berikutnya!

Penulis: Asmara Dewo 

Baca juga artiel lainnya:

Air Terjun Sidoharjo dan Keindahan Alamnya

Yuk, gabung di Media Sosial kami!  Google+  Fanpage  Facebook  Twitter  YouTube








Custom Search




Komentar Untuk artikel Ini (2)

  • Asmara Dewo Jumat, 08 April 2016

    Oh, iya? di Bandung ada juga. Kalau di sini Cibiru, Kulonprogo, Jogjakarta.

  • Curug Tujuh Selasa, 05 April 2016

    Cibiru.. kayak di Bandung yah?

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas