Foto Ilustrasi |Asmarainjogja

Asmarainjogja.id – Menikah  adalah salah satu impian insan di muka bumi ini. Memiliki pasangan halal dan mampu menjalani bahtera rumah tangga yang penuh aral dan rintangan pastinya sangat menyenangkan. Dijalani bersama-sama, sesulit apapun.

Memang waktu di umur-umur tertentu pasti ada yang ingin sekali untuk menikah. Biasanya rentang umur 24 sampai 30 tahun, seseorang itu mulai tampak gelisah. Wah kalau wanita itu udah tanda lampu merah dari orangtua.

Apalagi lihat teman-teman yang sudah pada nikah dan kalau reunian terkadang sudah bawa anak yang sedang lucu-lucunya. Siapa yang tidak baper (bawa perasaan) lihatnya coba? Terutama ada pertanyaan usil yang mengusik,   “Kamu kapan nyusul, nih?”, “Ditunggu, ya, undangannya?” atau yang paling menohok ialah “Wah.. kamu wisuda terus nih, jadi kapan wisuda baju merahnya?” Wkwkwk… bisa berubah langsung muka kalau ditanya begitu.

Memang terkadang para sahabat atau sanak famili tidak bermaksud menyakiti. Barangkali hanya mengingatkan saja, dan mungkin juga sekadar bergurau.

Berbicara soal jodoh dan menikah adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan manusia. Karena menikah dan berjodoh dengan orang yang tepat adalah impian setiap insan.

Tapi jika saat ini belum diberikan yang terbaik atau sedang mengejar cita-cita, ya, tidak masalah. Tetap fokus pada impian dan harapan. Sebab menikah bukan soal siapa cepat. Tidak sama sekali.

Percuma kamu cepat menikah dengan orang yang tidak tepat, lalu ujung-ujungnya bercerai. Banyak kita dengar dan kita saksikan suami istri yang bercerai sebab masalah sepele, seperti cemburu, kesalahpahaman, dilanda ekonomi sulit, dan lain sebagainya.

Mengarungi bahtera rumah tangga tidak seindah kata-kata orang, tapi tidak menyeramkan juga. Yang pastinya akan mengalami pertentangan, beda ide, perselisihan, bahkan pertengkaran yang sebenarnya bisa diselesaikan. Tapi mereka memilih bercerai karena tidak cocok.

 

Baca juga:

Tantangan Seorang Istri di Zaman Modern

Memahami Keadilan Pria dalam Cinta Segitiga

Menguji Kesetiaan Pasangan saat Bertubuh Gendut

Kunci dari sebuah pernikahan adalah kesabaran. Sabar dalam bentuk apapun, dan sabar itu tidak ada batasnya. Lihat nenek kita dulu, mereka dijodohkan oleh orangtua. Sekali bertemu bisa langsung akad nikah beberapa hari selanjutnya. Apakah mereka menolak? Tidak!

Maka sabar adalah kunci dalam sebuah hubungan. Apakah pernikahan mereka mulus-mulus saja? Sudah pasti tidak! Pastinya mereka juga mengalami cobaan dalam berumah tangga. Mulai dari pertengkaran kecil, diam-diaman, atau mungkin juga bertengkar hebat. Tapi akhirnya mereka bisa melewati ujiannya, cinta suci mereka sampai di akhir hayat.

Nah, selain Sabar yang paling penting dalam sebuah hubungan adalah rasa saling percaya. Banyak sekali mereka yang tidak percaya dengan pasangannya, maka terbukalah pintu kecemburuan dan saling curiga. Seharusnya berikanlah rasa saling percaya satu sama lain, sehingga pasangan merasa dihargai dan di hormati.

Bagi yang masih mengejar cita-cita, kuliah, bekerja atau mengejar impian lainnya. Tetaplah fokus pada impian. Jika ada yang berisik masalah jodoh, cukup disenyumin aja. Tunggu tanggal mainnya.

HijabToh, yang jalanin hidup diri sendiri, bukan orang lain. Apakah kita sadar ketika komentar orang lain yang mengusik pikiran, tapi kita menanggapinya, maka kerugianlah yang didapat. Sebab hal seperti itu bisa mengganggu konsentrasi perjuangan dalam menggapai cita-cita. Jadi sebaiknya jangan diambil pusing!

Kemudian jangan lupa selalu berdoa kepada Allah SWT, semoga di berikan jodoh yang terbaik. Ingat! Doa adalah satu-satunya cara ‘membujuk’ Allah SWT. Maka rajin-rajinlah berdoa, dan juga minta doa orangtua kita.

Yang harus dipahami juga, jodoh itu cerminan dari diri sendiri. Kalau kita baik, sukses, maka jodoh seperti itu pula yang menjemput cinta kita. Sebaliknya, kalau kita gagal, orang-orang gagallah yang menghampiri cinta kita. [Rizka Wahyuni]

Baca juga:

Bahaya Kekerasan Psikis bagi Pasangan

Memperbaiki Hati yang Remuk

Pemuda Kita yang Hebat (Karena Cemburu)



Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas