Sakit itu mahal (Ilustrasi) | Foto Klickr

Asmarainjogja.id –Berbicara tentang kesehatan tentunya takkan pernah habis. Terlalu banyak defenisi tentang sehat. Ada yang bilang sehat jasmani dan sehat rohani itu adalah sehat yang sesungguhnya. Ini adalah pengalaman saya sendiri dan setelah menyaksikan langsung apa itu nikmat kesehatan yang sangat berharga tentunya bagi kita manusia.

Saya adalah salah satu mahasiswa tingkat akhir  di sebuah perguruan tinggi di Kota Yogyakarta. Dan sekarang sedang melaksanakan PKL ( Praktek Kerja Lapangan) di RSUP Sardjito. Khususnya di bagian Poli gigi dan Bedah Mulut.

Saya melaksanakan PKL disana selama 10 hari. Sungguh banyak sekali pengalaman yang bisa saya jumpai disana. Termasuk mesyukuri nikmat Tuhan yang selalu melimpahkan kesehatan dan panjang umur teruntuk saya khususnya.

Seumur-umur saya tidak pernah menemui kasus-kasus yang sangat mengerikan seperti tumor mandibular, ameloblastoma mandibular, atau yang disebut juga tumor jinak yang tumbuh di bagian rahang bawah. Sehingga menyebabkan bentuk wajah si penderita tidak simetris dan terdapat pembengkakan pada pipi.  Kasus ini banyak sekali selama saya disana.

Baca juga: 

Lima Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membuang Ampas Kopi

Tips Agar Wajah Terhindar dari Jerawat Saat Menstruasi

Ternyata semua menjadi nyata dan benar adanya. Bersyukurlah kita masih diberikan kesehatan dan tidak ada yang kurang satupun. Setiap hari selalu datang pasien rujukan-rujukan dari berbagai daerah untuk datang berobat. Puluhan kilometer pun mereka tempuh untuk dapat bisa kembali normal seperti sedia kala.

Tak jarang ada pasien rujukan dari poli lain seperti jantung, penyakit dalam, dan yang lainnya untuk memeriksakan keluhan yang terdapat pada bagian mulutnya.

Kemarin ada seorang pasien pak tua, beliau dari Purworejo. Usianya tak lagi muda   usianya sudah menginjak 76 tahun. Teduh matanya dan keriput tulang pipinya semakin cekung. Sungguh ada rasa iba yang mendalam di lubuk hati saya.

Beliau mengeluhkan rahang bawahnya terasa sakit sekali. Seperti ada yang tertusuk. Dalam logat  bahasa jawa harus iya menjelaskan. Saya hanya sedikit paham penjelasannya, sesekali saya melirik kepada teman saya, lalu ia menerjemahkan dalam bahasa Indonesia.

Saya langsung mengorek informasi, ternyata beliau lahir pada tahun 1940. Tapi tubuhnya masih kokoh berdiri dan pundaknya masih kuat. Melihat wajah beliau saja saya tidak tega, sungguh dia pasrah saja dengan keadaanya sekarang.

Kadang beliau lidahnya kelu menjawab pertanyaan dokter yang sedang mendiagnosis. Menahan sakit yang beliau rasakan. Sungguh rasanya saya ingin menangis melihat beliau kesakitan.

Setelah melihat hasil Foto Rontgen bagian gigi dan mulut. Terdapat pengikisan tulang rahang bawah yang semakin tipis sekali. Tepatnya di bagian rahang kanan bawah.

Saking tidak tahan lagi saya keluar dari ruangan pemeriksaan. Sebab rasa iba dan sedih tak dapat terbendung lagi ketika saya melihat wajah beliau.

Baca juga: 

Tips Sehat Mengatasi Disminore pada Saat Menstruasi

Tips Agar Selalu Mengonsumsi Air Putih yang Cukup bagi Kesehatan

Teringat orang tua saya di tanah kelahiran. Maka nikmat kesehatan itu tidak bisa di tukarkan dengan apapun dimuka bumi ini. Banyak sekali orang yang diberikan kesehatan tapi malah merusak dirinya sendiri.

Sekaya apapun Anda tapi anda tidak bisa berbuat apa-apa karena sakit, tidak ada gunanya. Bersyukurlah Tuhan selalu memberikan kita kesehatan, bisa melakukan aktivitas dengan lancar tanpa terbentur dengan apapun.

Tidak ada yang lebih berharga dari apapun yaitu selalu diberiakan kesehatan

Tahu, kan? Sakit itu Mahal!

Jagalah kesehatan  dari sekarang sebab kesehatan itu tidak bisa dibeli dengan apapun. [Rizka Wahyumi]

 

Lihat Juga: 

Kaos Gunung Semeru, Persembahan dari Asmara In Jogja

Kaos Gunung Semeru

 

Clorist Florist Pesanan Bunga Terbaik di Yogyakarta

Clorist Florist Yogyakarta



Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas