Pantai Siung, Gunungkidul, Yogyakarta | Foto doc. pribadi

Asmarainjogja.id -- Kalau berbicara tentang tempat wisata di Yogyakarta pasti tidak pernah ada habisnya, di Yogyakarta kita bisa menemukan banyak tempat wisata, baik wisata alam, wisata sejarah maupun wisata kuliner. Bagi yang suka dengan wisata alam aku rekomendasikan, nih, buat kalian yang suka dengan wisata pantai  agar berkunjung ke Pantai Siung yang ada di Pantai Selatan Jawa tepatnya di Kabupaten Gunungkidul.

Lokasi Pantai Siung ini berada di kawasan Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Kira-kira 2 jam perjalan menuju lokasi dari Kota Yogyakarta menuju lokasi wisata Pantai Siung dengan mengendarai sepeda motor. Lokasinya berjarak kurang lebih 77  km dari kota dan memiliki lokasi wisata petualangan panjat tebing dengan 250 jalur berstandar internasional. Tentu sangat terjangkau yah jaraknya buat kalian yang suka berpergian naik sepeda motor, apalagi buat kalian   yang suka touring pasti 2 jam bukan masalah tentunya.

Aku akan sedikit cerita pengalaman selama berkunjung ke tempat wisata alam Pantai Siung yang akan diceritakan dari awal perjalanan sampai tiba di lokasi tempat tujuan. Tentunya banyak sekali hal yang mengesankan dalam perjalanan. Selain selama di perjalanan yang aku ceritakan tentunya nanti juga akan diceritakan lebih jauh tentang keindahan Pantai Siung. Langsung saja aku akan mulai mencerikan pengalamanku selama berlibur kesana ya, guys ?

Kebetulan aku tinggal di salah satu desa yang ada di Kecamatan kraton yaitu Desa Patehan, Jalan Nagan Tengah, Kraton, Yogykarata. Saat itu aku berlibur dengan temen-temen satu kampus, kami berangkat dari Kampus   yang tidak jauh dari tempat aku tinggal. Kami berangkat dalam 2 rombongan, sebagian naik mobil dan sebagiannya lagi naik sepeda motor. Dalam satu rombongan kami ada 16 orang, 6 orang naik mobil dan sisanya naik sepeda motor, yaitu ada 5 sepeda motor.

Kami berangkat dari kampus menuju Pantai Siung kira-kira pukul 17:00 WIB. Selama dalam perjalan kami disuguhkan dengan pemandangan yang indah dan udara yang segar, tentu ini salah satu nikmat bagi kita yang tinggal di perkotaan yang sering kena polusi udara bisa menikmati udara yang segar dan alam yang asri. Dalam perjalanan di kanan-kiri kita dimanjakan dengan banyaknya pepohonan hijau dan kebun tanaman warga juga bukit-bukit dan bebatuan.

Tidak terasa kami sudah sampai di lokasi yang kami tuju, kami tiba disana yaitu kira-kira pukul 19:00 WIB. Sebelum masuk ke pantai kita akan dikenakan biaya registrasi oleh pengelola pihak pantai  yaitu sebesar Rp 10.000, tentu biaya yang sangat  terjangkau apalagi buat kita para mahasiswa.


Hijab

  Dan ketika kami sudah sampai di Pantai Siung kami langsung mendirikan tenda, karena waktu itu kami berencana untuk camping satu malam dan berencana pulang esok paginya. Kami sudah menyiapkan bekal dari awal yaitu ayam yang sudah direbus tinggal dipanggang beserta bumbu-bumbunya, lalu kami juga membawa nasi dan alat-alat untuk memasaknya. Setelah tenda selesai langsung kami bagi tugas.

Setelah api unggun menyala dan tinggal menunggu menjadi bara, ayam sudah kami siapkan dalam panggangan, dan bumbu sudah kami siapakan untuk menambah cita rasa, begitupun nasi sebagai pelengkapnya. Sambil terawa dan bercanda gurau kami juga menikmati kopi yang telah dibuat sebelumnya oleh kawan-kwan kami yang telah berbagi tugas tadi.

Ketika ayam sudah matang dan nasi sudah disiapkan waktunya kami makan bersama membentuk lingkaran yang sudah disiapkan alas sebelumnya, sungguh terasa nikmat suasana malam itu karena makan bersama-sama dengan ditemani api unggun dan angin pantai yang berembus menambah nikmatnya nuansa malam itu di Pantai Siung. Malam itu terasa sangat hangat walaupun diembus angin laut yang kencang .

Waktu makan pun sudah selesai selanjutnya kami tidak mau melewatkan malam yang damai di Pantai Siung, malam semakin larut namun semangat kami untuk menikmati keindahan pantai tetap berlanjut dengan bemain pasir. Lalu kami berinisiatif untuk bermain tes kejujuran atau tantangan, cara bermainnya yaitu dengan memutar botol, jika botol berhenti di salah satu lingkaran peserta di bagian tutup botolnya, maka dia akan kami beri 2 pilihan yaitu pertanyaan atau tantangan oleh masing –masing peserta.

Waktu semakin malam dan kami langsung beristirahat, kami langsung masuk ke tenda dan lanjut tidur untuk siapkan stamina agar fit besok pagi bermain air dan pasir pantai. Malam menjelang tidur terasa begitu berbeda dengan biasanya, rasa kantuk tadi seakan hilang begitu terdengar suara angin dan deburan ombak. Namun perlahan mata pun terpejam juga.

Pantai siung

Camping di Pantai Siung | Doc. Pribadi

Tiba-tiba tanpa melihat jam aku sudah dibangunkan dengan silaunya cahaya matahari yang hangat, aku langsung keluar tenda dan langsung menuju pantai. Sungguh luar biasa indah ciptaan Rabbi, aku langsung saja masuk kedalam air seperti orang yang baru pertama kali melihat pantai. Di Pantai Siung ini kita bisa main-main air di tepian atau di bibir pantai, kita tidak bisa bermain air 10 meter ke tengah dari pinggir karena akan membahayakan.

Baru kali ini juga aku melihat gulungan ombak yang tidak pernah aku lihat sebelumnya. Selesai bermain air aku langsung mandi membersihkan badan dari pasir. Setelah itu aku berpakaian rapi dan langsung keliling menikmati keindahan pantai siung. Di sana tidak hanya ada pantai saja, namun banyak juga di sediakan spot untuk foto. Hanya butuh waktu 5 menit kita naik ke tebing kita bisa langsung berfoto.   Dari atas tebing kita akan dimanjakan dengan pemandangan air laut yang berwarna biru muda, juga disuguhkan dengan pemandangan alam yang sejauh mata melihat warna hijau pepohonan.

Waktu menunjukkan pukul 09:00 WIB waktunya kami bergegas untuk pulang, kami langsung packing barang-barang dan langsung bergegas pulang. Begitulah cerita yang aku sampaikan tentang perjalanan ke Pantai Siung. Kiranya para pembaca tertarik untuk datang ke sana, langsung saja dan pastinya gak akan menyesal deh. Karena Yogyakarta menyimpan sejuta cerita.

Penulis: Angin, mahasiswa Administrasi Negara Universitas Widya Mataram, dan aktif di komunitas menulis Bintang Inspirasi.

Baca juga:

Asyiknya Wisata Baru Jelajah Sawah Pertanian Bowongan Yogyakarta

Berpadunya Keindahan Pantai Ngerumput dan Sunset dari Bukit Kosakora

Pantai Greweng, Surganya Lokasi Camping di Gunungkidul

Elok dan Menantangnya Pantai Siung

Pantai Cemara Sewu, Sunset dan Segala Keindahannya



Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas