Ilustrasi memulai konsep bisnis | Foto Shutterstock

Asmarainjogja.id – Coba perhatikan di Masjid, di tempat keramaian, di tepi-tepi jalan, cukup banyak warga Muslim yang memanfaatkan bulan ramadhan sebagai ajang bisnis. Pada umumnya mereka berjualan takjil untuk berbuka puasa, selain itu ada juga yang berjualan Al-Qur’an, buku-buku Islam, bahkan sampai keperluan sholat, seperti peci, tasbih, sajadah, dan lain sebagainya.  

Para pedagang tersebut ada yang memang sudah profesinya sehari-hari, ada pula yang sifatnya musiman, berjualan hanya ketika ramadhan saja. Semangat ramadahan memang memberi dampak yang luar biasa terhadap umat Islam, putaran uang di bulan ramadhan itu begitu cepat dan besar. Bahkan umat lain juga turut merasakan keuntungan besar di bulan yang penuh berkah ini, khususnya bagi mereka yang berbisnis.

Soal keuntungan saat berjualan bisa terbilang sangat menggiurkan, bahkan pedagang ini berani membayar mahal tempat-tempat strategis untuk menjajakan dagangannya. Jika keuntungan tidak menutupi untuk pembayaran tempat, mana mungkin dia berani bayar mahal, kan? Misalnya di Kota Medan, dengan ramadhan fairnya, di sana ketika berbuka puasa hampir semua jenis makanan berbuka puasa terhidang. Hanya saja sangat mahal, saya pernah berbuka puasa di sana.

Mereka berjualan dengan harga mahal mungkin karena sewa tempatnya tinggi. Ya, kemungkinannya seperti itu, atau juga memang mencari keuntungan sebesar-besarnya. Uniknya pengunjungnya tetap ramai. Warga Medan sendiri kalau belum berbuka puasa di ramadhan fair, rasanya memang kurang afdol.

Apalagi ramadhan fair tersebut tepat di depan Masjid Raya Medan, maka klop sudah, habis buka puasa, maghribnya di Masjid, juga isya dan tarawihnya. setelah ibadah beres, baru urusan hiburan, artis-artis ternama juga tampil di ramadhan fair tersebut.

Ini membuktikan bahwa geliat bisnis di bulan ramadhan sangat bagus, berlipat-lipat penghasilan seseorang kalau dia memanfaatkan peluang yang ada. Kalau saya bilang, sih, jualan apa saja di bulan ramadhan itu pasti laku, yang penting dihalalkan oleh hukum Islam. Selain pelaku bisnis, para karyawan yang bekerja di perusahaan juga begitu, dampat omzet yang meroket di perusahaannya menghasilkan bonus kepada setiap karyawannya.

Dan di ujung bulan ramadhan, karyawan tadi pun mendapatkan THR yang memuaskan. Sedangkan karyawan yang non-Muslim mendapat gaji berlipat di tanggal merah. Bukankah ini semua keberkahan bagi setiap orang? Jawabannya, ya, jelas sekali. Itulah sebabnya ramadhan disebut bulan yang penuh berkah, terhadap semua umat.

Bagi Anda yang mungkin ragu-ragu dalam berbisnis selama ini, cobalah mulai di bulan yang sangat baik ini. Terlebih lagi konsep bisnis Anda sudah dirancang, semua kebutuhan sudah siap, tapi belum juga launching. Saran saya, launching segera. Masa iya meragukan keberkahan bulan suci ramadhan, kalau tidak percaya dengan orang mungkin wajar, tapi kalau tidak percaya janji Tuhan, Allah SWT, wah ini kelewatan.

Saya pribadi kalau memang cepat segala urusan akan launching brand terbaru bisnis saya. Tapi sayangnya, memang tak bisa dilaksanakan. Ya, mungkin setelah lebaran launching produknya. Kalau saya, sungguh yakin sekali apapun yang dilakukan di bulan ramadhan itu yang terbaik. Well, mungkin Anda ragu-ragu, itu tidak masalah. Tinggalkan yang ragu-ragu, sebab itu memang tidak baik.

Dan ini spesial bagi siapa saja yang ingin belajar berbisnis, atau belajar berjualan offline ataupun online. Dari sekian banyak barang yang bisa dijual, apalagi produk yang berhubungan dengan bulan ramadhan, coba, deh, garap salah satunya. Sudah disinggung di atas tadi, jualan apa saja, insya Allah laku di bulan ramadhan ini. Karena rezeki orang berlipat-lipat, itu artinya dompetnya tebal. Jadi peluang untuk membelinya besar sekali.

Mungkin jualan pakaian, makanan, atau produk apa saja yang menurut Anda peluangnya sangat besar. Kalau pakaian juga sangat baik, terlebih lagi menjelang lebaran. Sedangkan untuk bisnis makanan, maka sangat bagus. Bayangkan orang yang sangat lapar dan haus seharian, melihat dagangannya Anda tentunya ngiler, hahaha. Mantapnya lagi letak bisnis kuliner Anda strategis, maka peluangnya pun semakin manis. Jadi apa yang dilakukan saat ini sebagai bekal, atau pelajaran pertama di dunia bisnis. Nah, setelah bulan ini berakhir, Anda tidak gelagapan lagi menghadapi segala kerumitan, rintangan, dan lain-lain di dunia bisnis.

Yang paling penting adalah ketika Anda mulai berbisnis, produknya sudah laku. Hal ini bisa membuat Anda lebih yakin lagi bahwa dunia bisnis rezekinya memang sangat besar. Ya, hari biasa saja rezeki pebisnis itu sangat bagus, apalagi di bulan ramadhan. Terkadang ada memang pebisnis pemula itu mudah down, kalau dagangannya tidak laku-laku. Promosi sudah dilakukan, negosiasi sudah berjalan, jurus ilmu marketing sudah dikeluarkan, tapi tetap juga tidak laku. Di mana salahnya?

Jika semua hal terbaik sudah dilakukan itu artinya belum beruntung, hahaha. Simple. Bisnis jangan dibuat pusing, kalau terlalu dipirkan stres. Sebaiknya intropeksi diri, dan terus berbenah. Sebenarnya hal yang biasa bagi seorang pedagang mengalami sepi pelanggan, apalagi pedagang online. Saya yang juga pedagang online juga mengalami hal serupa.

Minggu lalu saya launching produk terbaru, semua sudah dipersiapkan dengan baik. Mulai dari pemotretan, promosi, dan lain sebagainya yang menarik konsumen. Nah, setelah promosi habis-habisan yang membeli hanya teman, dan itu hanya 1 piece. Bayangkan hanya 1 pieces? Sungguh meleset dari perkiraan. Tapi saya tidak down, saya bilang ke rekan bisnis saya tetap berpromosi gencar.

Baru kemarinlah orderan mulai susul menyusul produk yang dilaunching seminggu yang lalu. Nah, jadi memang ada minggu-minggu sepi orderan, yakni di tanggal tua. Ya, wajar kenapa launching produk di tanggal tua, tidak sesuai harapan. Tapi setelah itu orderan mulai banyak. Oke, ini hanya intermezo bahwa dunia bisnis itu tidak selamanya mendapatkan keuntungan. Dan ini adalah pengalaman saya langsung jualan online.

Hal yang paling penting lagi adalah memahami tanggal muda. Ya, tanggal muda itu surganya bagi penjual. Penjualan apa saja omzetnya akan tinggi pada waktu tersebut. Logikanya karena para pekerja baru mendapatkan gaji. Jadi di waktu itulah mereka berbelanja, mulai dari kebutuhan primer sampai kebutuhan tersier. Itu artinya peluang membuka bisnis sekarang ini sangat besar dan baik. Selain menyambut tanggal muda, juga di bulan ramadhan yang penuh berkah, dan ditutup dengan lebaran.

Sebagai catatan, bisnis itu kalau tidak dimulai bisa jadi orang lain yang menjalankannya. Bukan berarti ide bisnis Anda dicuri orang lain, tapi soal siapa cepat yang berani memulai, dan pastinya ide bisnis bertebaran di muka bumi ini. Jadi bisa saja ide bisnis Anda juga sama dengan orang lain, tapi karena Anda tidak memulainya duluan, ya, sudah orang lain yang memulainya. Kalau begitu siapa yang salah coba?!  [Asmara Dewo]

Baca juga:

Lima Cara Ini yang Menaikkan Omzet Bisnis Saya

Ciptakan Produk Anda dan Pasarnya Agar Jadi Sang Pelopor Bisnis

Memahami Segmen Pasar untuk Menggeliatkan Penjualan

Pentingnya Inovasi Produk Terbaru di Bisnis

Reseller, Ini Manfaat Kalau Memakai Foto Produk yang Bagus



Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas