Ridwan Kamil dan istri, Atalia Praratya, saat berziarah ke makam leluhur Bandung | Foto Merdeka

Asmarainjogja.id – Menjelang ulang tahun Bandung ke-206, Walikota Bandung Ridwan Kamil didampingi istrinya,  Atalia Praratya, dan sejumlah pejabat Pemkot menziarahi makam pendiri dan para leluhur Bandung.

Makam yang pertama kali diziarahi adalah makam Bupati Bandung ke-6 (1794 - 1829), RD. Adipati Wiranatakusumah IV (Kaum Dalem) yang merupakan sosok pendiri Kota Bandung. Adapun lokasi makamnya terletak di belakang Masjid Raya Bandung, Jawa Barat.

Kemudian rombongan ziarah menuju ke pemakaman para Bupati Bandung di Jl. Karanganyar, R.H.A.A Wiranatakusumah, makam Bupati Bandung pertama Rd. Tumenggung Wira Angun-Angun (1641-1709), yang bersebelahan dengan Pahlawan Nasional Rd. Dewi Sartika.

Ridwan Kamil bersama para pejabat Pemkot memanjatkan doa untuk para pendiri dan leluhur Kota Bandung di lokasi-lokasi yang diziarahi.

“Hari ini kita ziarah ke makam leluhur sebagai penghormatan pada mereka dan mendoakan para leluhur kita yang sudah berjuang untuk Bandung,” kata Ridwan Kamil kepada wartawan seusai acara ziarah. Seperti yang ditulis dalam berita Merdeka.

Kang Emil (sapaan Ridwan Kamil) mengatakan, sebagai generasi penerus tentunya mengamalkan amalan-amalan untuk mendoakan leluhur agar diterima iman-Islamnya dan ditempatkan di sisi yang terbaik oleh Allah SWT.

“Ada tiga hal yang tidak akan pernah putus, yaitu amal jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak-anak soleh yang mendoakan kedua orangtuanya. Mudah-mudahan doa kita hari ini bisa melapangkan alam kuburnya dan tentunya segala kebaikan dan semangat leluhur kita bisa diteladani sehingga kota ini semakin hari semakin baik,” terang Kang Emil.

Kang Emil juga mengakui banyak tugas rumah yang harus diselesaikan di bawah pemerintahannya saat ini, menjelang ulang tahun Bandung ke-206.

“Perjalanan kota ini masih panjang. Kita yang ditakdirkan Allah sedang menjabat memegang amanah dari rakyat harus bisa berikhtiar semaksimal mungkin, untuk meminjam masa lalu dan menyiapkan masa depan,” kata dia lagi.

Setelah berziarah di situs Pemakaman Karanganyar, rombongan melanjutkan ziarah lagi ke Dayeuh Kolot, makam Bupati Bandung kedua, Rd. Ardikusumah atau yang dikenal dengan nama Demang Timbanganten (1681-1704).

Selanjutnya ke makam Raden Tumenggung Anggadireja I yang dikenal Dalem Gordah ((1704-1747) di Kabupaten Garut.

Ziarah makam para leluhur Bandung diisi dengan tabur bunga, mendoakan   para leluhur   Bandung, para Pemimpin Bandung, serta pemberian sembako pada kepada penjaga makam. [Asmara Dewo]



Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas