Jurgen Mossack | Foto Wikipedia

Asmarainjogja.id-Dokumen rahasia sangat penting yang dimiliki dari sebuah firma asal Panama, kini tersebarluas di berbagai media di dunia.

Di dokumen itu terkuak orang-orang kaya berbagai negara dalam aksinya menyimpan uang. Pada umumnya mereka yang menyimpan kekayaan di sana untuk memanipulasi harta kekayaannya.

Hingga kekayaannya bebas pajak dari negeri asalnya. Juga sebagai tempat pencucian bagi para koruptor, mafia, dan pengusaha illegal. 

12 kepala negara (mantan dan yang masih menjabat) memiliki perusahaan di yuridiksi bebas pajak (offshore) yang dirahasiakan.

Setidaknya, ada 128 politikus dan pejabat publik dari seluruh dunia yang namanya tercantum dalam jutaan dokumen yang bocor ini. Mereka terkait dengan berbagai perusahaan gelap yang sengaja didirikan di wilayah-wilayah surga bebas pajak (tax havens).

Beberapa orang kaya di Indonesia juga terdaftar di dokumen tersebut, seperti: Sandiaga Uno, Muhammad Riza Chalid dan Djoko Soegiarto Tjandra.

Dokumen ini diperoleh dari sumber anonim oleh harian Jerman, Sueddeutsche Zeitung, yang diambil dari firma hukum berbasis di Panama, Mossack Fonseca.

Kemudian dirilis oleh konsorsium Internasional Wartawan Investigasi (ICIJ) dan koran harian Jerman, Sueddeutsche Zeitung, Ahad,  3 April 2016.

Dan Tempo adalah satu-satunya dari Indonesia yang terlibat dalam investigasi Panamas Papers.  

Lalu, siapakah Jurgen Mossack di balik salah satu kasus besar yang pernah terjadi di abad ini?

Jurgen Mossack adalah pemilik firma hukum kecil namun amat berpengaruh di Panama yang bernama Mossack Fonseca.

Lahir di Furth, Bavaria, Jerman pada tanggal 20 Maret 1948, putra dari Erhard Mossack, anggota Nazi Jerman, sebagai Kepala Divisi Kematian dalam Perang Dunia II.

Menurut saudara tirinya, Horst Mosack, selain sebagai tentara Jerman, dia pernah bergabung bersama dinas intelijen Amerika Serikat, CIA, dan bertugas di Kuba.

Jurgen Mossack menerima gelar sarjana Hukum dari Universidad Catolica Santa Maria La Antigua pada tahun 1973.

Pada tahun 1975, Mossack bekerja sebagai pengacara di London sebelum kembali ke Panama untuk memulai sebuah perusahaan di tahun 1977.

Praktek  Mossack  menjadi Mossack Fonseca pada tahun 1986, ketika bergabung dengan perusahaan kecil yang dijalankan oleh Ramon Fonseca Mora, seorang novelis Panama, pengacara, dan politisi.[]

Refrensi: Tempo dan Wikipedia

Lihat infografis lengkap dan nama-nama orang terkenal di skandal panama papers: 

Panamapapers.icij.org








Custom Search




Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas