Ilustrasi pernikahan | Shutterstock

Asmarainjogja.id – Bertemu dengan kekasih, lalu Tuhan menggariskan untuk berjodoh, dengan mengikatkanmu dalam tali suci bernama pernikahan adalah dambaan semua insan. Betapa bahagianya kamu saat itu, membayangkan harimu akan diisi oleh kehadirannya. Menghabiskan sisa-sisa usia bersama, membangun sebuah mahligai rumahtangga indah menurut impianmu dan dirinya.

Lalu segala persiapanpun mulai kalian lakukan. Mulai rencana budged yang hendak dikeluarkan untuk berbagai keperluan, seperti biaya sewa gedung, menyebar undangan, keperluan katering, hiburan sebagai selingan, sewa host atau pembawa acara, dan lain sebagainya. Euforianya menyebar ke mana-mana, dari kedua belah pihak, rekan kerja dan para sahabat serta kenalan. Mereka ikut senang dengan kabar gembiramu.

Hijab

 

Tapi tunggu dulu! Jangan terburu nafsu. Ada baiknya sebelum menggelar acara itu, hal berikut ini tidak kamu lupakan demi kebaikan yang akan datang nanti, agar tidak menyesal di kemudian hari. Sudah terlanjur menikah menemui suatu masalah, saling menghujat sana sini dan menyalahkan satu sama lain, sebab dulu luput melakukan tes sebelum hendak melangsungkan pernikahan.

Dan tes yang dimaksud di sini adalah pengecekan kesehatan populer dikenal dengan nama pre-marital check-up atau pemeriksaan kesehatan pranikah. Adalah sebuah pemeriksaan kesehatan penting yang dilakukan oleh pasangan yang akan menikah. Tes tersebut dilakukan untuk mengetahui dan menguji apakah terdapat penyakit genetik ataukah tidak. Meski terdengar sederhana namun sekaligus sangat krusial, sebab akan menentukan sejarah masa depanmu kelak. Menikah itu nasib, mencintai itu takdir, tapi tak dapat kamu rencanakan cintamu untuk siapa.

Salah satu prasyarat menikah adalah antara kamu dan pasangan sehat wal afi’at, baik itu jasmani ataupun rohani. Untuk sehat rohani, kamu bisa memfilter sendiri bukan? Akan tetapi untuk masalah kesehatan jasmani, tidak ada cara lain selain melewati tes ini.

Pre-marital chek up yaitu sekumpulan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan status kesehatan kedua calon mempelai, terutama  untuk mendeteksi adanya penyakit menular, menahun atau yang diturunkan yang dapat mempengaruhi kesuburan pasangan maupun kesehatan janin. Dengan mendatangi pemeriksaan kesehatan pranikah berarti kamu dan pasangan dapat melakukan tindakan preventif atau pencegahan terhadap masalah kesehatan terkait kesuburan dan penyakit yang diturunkan secara genetik.

Ikrar sudah diucapkan, disaksikan semua orang, giliran ingin punya anak tidak bisa, atau jikapun punya menderita salah satu penyakit, siapa yang hendak disalahkan? Nah, di sinilah gunanya kamu menjalani tes. Agar bisa siap mental sedari awal, sebab sudah tahu sebelumnya. Dengan demikian dokter dapat mengantispasi dan melakukan tindakan tepat, guna menyelamatkan nyawa ibu dan calon bayi.

Tes dilakukan di rumah sakit yang disepakati bersama, dan ini meliputi tes:

1] Golongan Darah

Apakah golongan darahmu dengan pasangan sama ataukah tidak. Sebab bila tak sama, dapat mengakibatkan masalah nantinya. Bila kebetulan terjadi sesuatu yang tidak diharapkan, misalnya membutuhkan donor darah buat sang anak, sebab memerlukan penanganan medis secara mendadak tentang kesehatannya, seperti transfusi darah maka tidak akan mengalami kesulitan.

2] Golongan Kelainan Darah

Tergolong penyakit berbahaya mematikan, jika menimpa pada sang anak yang terlahir dari ibu yang mengalami riwayat penyakit kelainan darah, seperti thalassemia dan hemofilia. Penyakit ada sebab adanya kelainan genetik, sangat serius karena sampai saat ini cara penanganan dan perawatannya boleh dikatakan masih sulit. Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan secara sempurna. Namun dengan perawatan yang tepat, kebanyakan para penderita masih dapat melakukan aktifitasnya sehari-hari secara aktif serta produktif.

3] Penyakit Menular Seks, Hepatitis B dan HIV

Penyakit berbahaya yang ditularkan oleh pasangan. Pada orang yang melakukan pernikahan lebih dari sekali atau buat yang suka berganti-ganti pasangan seks, rentan terjangkit virus menakutkan ini. Ada baiknya saat itu, kedua belah pihak harus mau jujur dan terbuka, mengakui hal-hal yang telah diperbuat pada masa lalunya terdahulu, agar dapat diketahui lebih dini. Tak perlu merasa canggung, malu serta takut demi kebaikan bersama. Jika mencintai harus siap menerima apapun vonis dokter yang dijatuhkan atas kondisi kesehatan usai menjalani pemeriksaan.

4] Tes penyakit Genetik

Tes tersebut dilakukan penting untuk mendeteksi berbagai macam penyakit meliputi dibetes, kanker, hipertensi, penyakit jantung dan sebagainya. Itu semua adalah jenis penyakit keturunan alias bawaan keluarga.

Jika kamu sudah tahu sedari awal tentu dapat mengantisipasi sejak dini untuk melakukan pencegahan. Atau paling tidak kesiapan mentalmu dan pasangan sudah mulai dipersiapkan dari sekarang. Bila tetap ingin melangsungkan pernikahan, setidaknya sudah mengetahui. Tahu risiko dan hal buruk lain, sehingga tidak terjadi saling tuduh mencari pembenaran diri, ketika kamu mendapati kenyataan tak seindah dalam mimpi.

Pemeriksaan itu bukan untuk menakuti-nakuti dirimu dan mengendurkan semangat saat akan menikahi kekasih. Tapi justru semua demi kebaikan juga, jangan berpikir negatif dan menyepelekan. Pasrah dan kehendak Tuhan itu harus, tapi bila masih mungkin dapat menghindar dan mencegah, kenapa tidak?

Setelah kamu tahu tentang hal tersebut, bagaimana menurut pendapatmu? Tentu demi kebaikan bersama pasti akan kamu setujui bukan untuk melakukan tes berharga ini? Demi kebaikan kalian berdua, alangkah baiknya dicoba. Itung-itung untuk menguji kadar cintamu, seberapa besar kekuatannya setelah mengetahui semua. Akankah bertahan atau memilih mundur secara baik-baik. Meski dilema faktanya tes itu sangat berguna dan penting dilakukan. [Siti Royani]

Hijab

 

Baca juga:

9 Cara Elegan Memutuskan Hubungan Tanpa Pertengkaran

Jodoh Akan Datang, Jika Kamu Mampu Menjawab 5 Pertanyaan Ini!

Diputusin Jangan Sedih! Agar Mantanmu Menyesal, Lakukan 3 Hal Ini!

Di Ujung Tahun Kerinduan

Memperbaiki Hati yang Remuk

Pemuda Kita yang Hebat (Karena Cemburu)

Memahami Keadilan Pria dalam Cinta Segitiga

 



Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas