Pasien yang memerika giginya (Ilustrasi) | Foto Flickr

Asmarainjogja.id – Mungkin Anda pernah melihat satu keluarga, suami istri mengalami sakit gigi. Awalnya suami saja yang sakit gigi, kemudian sang istrinya pun menyusul.
 
Ini disebabkan karena bakteri di lubang gigi suaminya berpindah ke istrinya. Kontak fisik menyebabkan perpindahan bakteri secara cepat, misalnya saja suami istri yang berciuman.
 
Pada tahun lima puluhan, ilmuwan Orland dan Keyes menguji besarnya peran bakteri dalam proses terjadinya karies (lubang gigi). Mereka memberi tikus percobaannya diet yang sangat kariogenik (makanan yang banyak mengandung gula). Ternyata, jika kondisinya tetap terjaga, bebas dari bakteri maka tidak terjadi karies. Namun, ketika ditambahkan kuman, karies pun muncul.
 
 
Di tahun 1960, Keyes menguji lagi. Kali ini ia memasukkan kuman jenis streptokokus (nama jenis kuman yang menyebabkan karies) pada binatang yang bebas kuman. Kemudian binatang tersebut dimasukkan ke dalam kandang yang berisi binatang lainnya yang juga bebas dari kuman. Kemudian binatang-binatang itu pun rentan terhadap karies. Dengan demikian, Keyes menyimpulkan bahwa karies sangat menular, dan dapat dipindahkan.
 
Seperti kasus seorang pasien wanita yang mendadak sakit gigi. Awalnya giginya sehat saja. Namun setelah diselidiki lebih lanjut hasilnya cukup mencengangkan.
 
 
Dikutip dari laman Kompas, “Ada kasus pasien berusia 40 tahun yang sebelumnya tidak pernah mengalami lubang di gigi tiba-tiba dua giginya berlubang dan mulai menderita radang gusi. Ternyata, setelah diselidiki wanita tersebut baru berpacaran dengan pria yang sakit radang gusi dan sudah bertahun-tahun tidak pernah ke dokter,” kata Dr Margaret Mitchell, dokter gigi di Chicago.
 
 
Nah, sebaiknya bagi Anda yang sudah berpasangan jika gigi masih berlubang sebaiknya menghindari kontak fisik pada pasangan. Selain ciuman, saling bertukar sendok makan atau sikat gigi juga rentan menimbulkan karies. Intinya adalah apapun yang bisa menularkan harus dihindari, demi tidak menularnya kariogenik pada anggota keluarga lainnya.
 
Penulis:  Asmara Dewo
 
Refrensi: Dasa-dasar Karies, Penyakit dan Penanggulangan | Edwina  A.M Kidd, Sally Joyston-Bechal
 



Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas