Ilustrasi terpaksa dan bosan karena pekerjaan | Istimewa

Asmarainjogja.id – Mendapatkan karir sesuai harapan dan cita-cita adalah impian semua orang, temasuk barangkali juga kamu saat ini. Tengah bingung memutuskan memilih jenis pekerjaan apa yang akan digeluti. Sebab faktanya, terkadang dalam hidup banyak orang terjebak menjalani profesi pekerjaan yang jauh dari cita-citanya semula. Hanya demi alasan untuk memenuhi kebutuhan hidup, mereka terpaksa melakoninya, di samping menepis aggapan sebagai pengangguran.

Beberapa tips berikut ini mungkin bisa menjadi solusi bagi dirimu, dalam membangun sebuah karir ke depan.

1] Yang Penting Mendapatkan Pekerjaan dan Sementara Lupakan Tentang Impian

Ini poin pertama yang seharusnya ada di kepalamu saat ini, mengingat kewajibanmu untuk memenuhi kebutuhan hidup sangat mendesak. Setelah lulus dari sekolah atau kuliah, tidak mungkin selalu bergantung pada pemberian orangtua. Pasti kamu juga punya rasa malu dengan selalu merepotkan orangtua. Sejenak tanggalkan dan lupakan impianmu, dan terpenting adalah bagaimana caranya supaya tidak bergantung pada mereka.


Hijab

 

2] Terus Menempa Kelebihan yang Dimiliki

Sembari kamu berkerja, di waktu luang sempatkan dirimu untuk berlatih bakat dan kemampuan yang hendak kamu tonjolkan dalam rangka meretas jalan mimpi dan bangun passion dan branding nama. Misalnya bisa ikut lomba tertentu untuk uji nyali, mengukur kemampuan. Dengan catatan tidak mengganggu pekerjaan utama. Sehingga jika suatu saat mendapat tawaran dan kesempatan tidak menemukan kendala berarti, sebab telah terbiasa mengerjakan.

3] Selalu update info lowongan pekerjaan yang Diinginkan

Di samping yang telah dijelaskan di atas tadi dalam poin dua, kamu juga harus mau rajin mengikuti segala sesuatu yang berhubungan tentang pekerjaan impianmu,. Misalnya info lowongan kerja, tempat pelatihan bakat atau orang yang sekiranya dapat membantu mewujudkan impianmu.

4] Tetap Fokus Pada Pekerjaan Yang Sekarang

Meski terlihat sangat membosankan berkutat dengan pekerjaan yang tidak kamu inginkan, setidaknya berusahalah menahan diri. Jangan selalu menggerutu dan mengeluh hingga terdegar oleh atasamu yang menyebabkan kehilangan pekerjaan.

Walau bagaimanapun sadarilah tentang posisimu, serba tidak menguntungkan memang, sebab keadaan yang kurang baik. Bayangkanlah bila mengaggur dan tak punya pekerjaan, bukankah tambah tidak tenang pikiranmu.Jadi kamu ambil sisi positifnya saja, ya, sekadar untuk mengisi waktu luang daripada tenggelam oleh pikiran negatif setiap hari.

5] Tetap Selektif Memilih Jenis Pekerjaan Baru Bila Ada Tawaran Kerja

Mungkin selama penantian, kamu mendapatkan tawaran pekerjaan impian menggiurkan dari beberapa info yang kamu cari atau kabar dari teman, tapi hendaknya dalam ha ini jangan bertindak gegabah asal menerima. Pikirkan apakah kamu bisa mengerjakan atau tidak. Terkadang semua itu tak sesuai dengan kemampuanmu meski bergaji tinggi. Jangan mudah tergoda, selalu ingat dan ukur kemampuan diri sendiri.

6] Tetap Konsisten Dalam Meniti Anak Tangga Kesuksesan

Yang tak kalah penting dalam masa ‘kegalauan’ ini adalah kesabaranmu, seperti yang sudah dijelaskan pada poin ke 5 tadi di atas, bahwa kamu harus selalu tetap konsisten. Jalani saja keadaan yang ada, sebab belum tentu pekerjaan baru itu membuat nyaman. Jika ujung-ujungnya sama saja kamu tetap berkerja tidak sesuai harapan,Bukankah malah tambah akan menyiksa hati dan perasaanmu?   Di samping juga rasa sesal sebab telah keluar dari pekerjaan lama.

Gaji besar  selalu berbanding lurus dengan kinerja yang dilakukan, semakin tinggi imbalan yang diberikan tentu saja semakin berat tanggungjawab yang dibebankan ke pundakmu. Jadi tetaplah jernih saat hendak memutuskan ingin pindah pekerjaan, ya.

7] Bertemanlah dengan Orang Sukses

Pepatah bijak mengatakan ‘’Berteman dengan pandai besi akan terciprat percikan api, begitu juga sebaliknya. Berkawan dengan seorang penjual minyak wangi, akan ikut tercium bau wangi tubuhnya’’. Hal ini memang benar dan kamu harus menyadari. Dalam menjalin hubungan dengan oranglain harus selektif. Pilihlah teman dan sahabat yang memberikan energi positif terhadap dirimu, mendukung cita-citamu dan menyemangati hatimu bila didera putu asa dan menyerah.

Hijab

 

Bukan malah mengentahkan semua mimpi dengan mencibir dan merendahkan. Bergaul dengan orang-orang sukses yang sudah banyak ilmu dan pengalaman itu sangat penting demi kemajuan dirimu. Ambil dan curi ilmu mereka lalu segera dipratikkan. Abaikan yang terus mencibir dan tidak mendukung cita-citamu.

8] Terus Berusaha dan Berdoa  

Terakhir adalah kamu harus tetap berusaha dan berdoa, jangan pernah lelah untuk berdoa, apapun caranya kamu harus iklas menerima keadaan. Mungkin ini membuatmu sangat tersiksa, di satu sisi ingin berkerja sesuai impian di sisi lain terkendala oleh beratnya tuntutan hidup yang harus dipenuhi.

Atau bisa jadi kamu sudah mendapatkan pekerjaan yang sesuai harapan dan passion, tapi hasilnya masih belum sepenuhnya memuaskan hati. Bersabarlah dan ambil hikmah positif dari kondisi yang ada. Dan bersyukur masih mendapatkan pekerjaan daripada menganggur dan mendapat stigma negatif dari orang di sekitarmu, mungkin ini lebih baik bukan.

Memang berat menanggung beban batin mengerjakan sesuatu yang sama sekali tidak sesuai yang kamu inginkan. Tapi terus mengeluh juga tidak baik bagi dirimu, malah nanti akan menambah semakin runyam keadaan. Setelah berhasil menyelesaikan pendidikan memang tuntutan sebenarnya adalah mendapatkan pekerjaan. Namun dilema pekerjaan yang didapat mengharuskanmu untuk lebih bersabar dalam penantian dan pencarian.

Tak ada yang instan di dunia. Semua yang sukses itu asalnya dari bawah. Tapi sebab rajin dan ulet akhirnya berhasil juga. Selamat Berjuang, ya?! [Siti Royani]

  Baca juga:

Si Penantang Sejati

Perjuangan Gadis Traveler Menjadi Mahasiswi Magister UGM

Merekalah Orang yang Paling Ikhlas Menyayangimu

Masih Anak-anak Bekerja Pakai Otot, Sudah Dewasa Pakai Otak

Hamba yang Memikirkan Surganya Saja

Maaf, Mak, Lebaran Ini Aku Tak Pulang



Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas