Home Wisata Jogja Hutan Pinus Pengger, Wisata Malam yang Lagi Populer di Yogyakarta

Hutan Pinus Pengger, Wisata Malam yang Lagi Populer di Yogyakarta

8 min read
0
0
249

Hutan Pinus Pengger | Foto asmarainjogja, Asmara Dewo

Asmarainjogja.id – Hutan Pinus Pengger kini semakin ramai dikunjungi oleh para wisatawan, khususnya pada malam hari. Pihak pengelola dengan ide briliantnya memanjakan tamunya dengan spot cantik berfoto di malam hari. Tak ayal lagi, berfoto berlatar gemerlapan lampu Kota Yogyakarta di Hutan Pinus Pengger menjadi trend di kalangan kawula muda.

Sejak pagi sampai malam hari, Hutan Pinus Pengger diserbu berbagai pengunjung baik dari dalam kota, maupun luar kota. Bahkan karena wisata malam ini pula, ketika hari mulai gelap, pengunjung semakin ramai memadati hutan pinus yang terletak di Dusun Sendang Sari, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta tersebut.

Apalagi dengan tiket masuk yang super murah, menjadikan wisata Hutan Pinus Pengger akan merajai wisata malam di Yogyakarta. Jika selama ini spot cantik di malam hari yakni Bukit Bintang, maka sekarang sudah ada Hutan Pinus Pengger. Dengan hadirnya spot malam untuk berfoto tersebut, tentu wisata di Yogyakarta akan selalu ramai oleh para wisatawan.

Hutan PInus Pengger

Spot cantik di Hutan Pinus Pengger | Foto asmarainjogja, Asmara Dewo

Senja mulai hilang, mega hitam mendominasi angkasa, sang surya pun sempurna tenggelam di langit barat. Kami tiba di Hutan Pinus Pengger yang disambut ramah oleh para petugasnya. Tiket masuk untuk 2 orang hanya Rp 6.000, dan itu sudah termasuk biaya parkir motor. Ya, wisata yang sangat murah pastinya.

Suasana malam di Hutan Pinus Pengger itu cukup terang, lampu-lampu dengan bola besar dipasang disetiap sudut Hutan Pinus. Tak hanya anak muda saja yang doyan wisata malam, bahkan banyak juga para orangtua yang membawa buah hatinya berkunjung ke sini.

Nah, spot paling cantik untuk berfoto itu berada di barat laut Hutan Pinus Pengger. Di sanalah ada sebuah samar mati, yaitu sebuah sangkar berukuran besar yang terbuat dari kayu dan ranting pohon. Kreatifitas ini pula menjadi magnet tersendiri bagi Hutan Pinus Pengger. Baik siang hari, maupun malam hari, objek yang satu ini selalu diburu oleh para pengunjung. Apalagi kalau bukan dijadikan objek berfoto ria.

Hutan Pinus Pengger

Harus antri, guys, kalau mau foto di samar mati ini | Foto asmarainjogja, Asmara Dewo

Untuk berfoto di situ saja, harus antri dengan pengunjung lainnya. Bahkan antriannya cukup panjang, lho. Tidak heran memang, sebab hasil jepretan di samar mati dengan latar kerlap-kerlip lampu Kota Yogyakarta itu sungguh keren. Saking kerennya lagi, mereka yang berfoto di sana tidak cukup sekali atau 2 kali, si Rizka sendiri berfoto di sana sampai 15 kali. Terbayang bosannya saya harus memotretnya terus, hahaha.

Rizka di Hutan Pinus Pengger

Bahagia si Rikza kalau sudah difoto | Foto asmarainjogja, Asmara Dewo

Petugas Hutan Pinus Pengger sangat baik dan ramah, mereka juga meminta pendapat lampu penerangan itu sebaiknya bagaimana, agar hasil fotonya lebih cantik. Terus saya bilang, matikan saja satu lampu di sebelah kiri, karena menurut saya cahayanya beradu dengan lampu sorot. Setelah dimatikan, memang hasil fotonya lebih bagus. Itu, sih, menuru saya. Entah yang lain, mungkin ada yang jengkel atau kesal, hahaha. Nah, yang kesal itu yang memakai kamera smartphone, hasil fotonya kurang bagus karena kurangnya pencahayaan.

Hutan Pinus Pengger

Foto cantik di Hutan Pinus Pengger | Foto asmarainjogja, Asmara Dewo

Baca juga:

Wisata Baru Watu Goyang (Batu Bergoyang) di Atas Bukit

Berdamailah dengan Hati di Hutan Pinus Mangunan

Menyingkap Keindahan Hutan Pinus Grenden

Hutan Pinus Pengger

Spot cantik di Hutan Pinus Pengger | Foto asmarainjogja, Asmara Dewo

Nah, karena saya sudah merasa bersalah, jadilah saya fotografer amatiran bagi mereka untuk menebus ide tak adil itu. Memang untuk keahlian fotograpi di malam hari itu cukup sulit. Lihat saja hasil foto saya, menurut saya sendiri saja tidak bagus, apalagi orang lain, hahaha. Aduh, saya benar-benar merasa tidak enak dengan mbak-mbak yang sudah kecewa dengan saya.

Dan konyolnya lagi, foto mereka yang saya jepret tadi katanya hasilnya bagus. Ah, itu benar atau bohong, ya?

Oh ya, guys, wisata malam Hutan Pinus Pengger ini tutupnya sampai pukul 24:00 wib. Di sini juga tersedia camping ground, jadi cocok banget bagi kamu yang suka camping untuk menyambut sunrise di perbukitan.

Saya juga melihat pengunjung yang sedang asyik bersama teman-temannya duduk di atas bebatuan menikmati gemerlapan lampu Kota Yogyakarta. Serunya lagi warung-warung di sana juga tetap buka sampai malam, jadi kamu bisa menikmati kopi atau teh hangat sembari memeluk wisata malam yang lagi populer ini, guys.

Kalau  mau ke sini rutenya bisa dari Jln. Imogiri atau dari Jln. Wonosari. Terserah, deh, dari mana enaknya. Kalau dari Jln. Wonosari, sampai tiba di Polsek Patuk, belok kanan. Ikuti saja jalan lurus tersebut sampai ke Dusun Sendang Sari. Sedangkan dari Jln. Imogiri (bisa dari Jln. Imogiri Timur atau Imogiri Barat). Lalu menuju ke Jln. Mangunan-Dlingo. Terus saja ikuti sampai menuju dusun Sendang Sari. [Asmara Dewo]

Video wisata yang direkomendasikan:

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Wisata Jogja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *