Home Uncategorized Opini Virus Corona Menurut “Pakar” Teori Konspirasi, Young Lex, Deddy Corbuzier, dan Jerinx SID

Virus Corona Menurut “Pakar” Teori Konspirasi, Young Lex, Deddy Corbuzier, dan Jerinx SID

9 min read
6
0
362
Covid-19 | Photo by Martin Sanchez on Unsplash

Asmarainjogja.id-Menurut para “pakar” teori konspirasi virus corona diciptakan untuk kepentingan elit global. Elit global ini adalah orang-orang yang mampu mengatur sistem yang ada di dunia. Mereka adalah orang super kaya, jumlah mereka hanya 1% persen di dunia, tapi mampu menaklukkan negara-negara di dunia, seperti Amerika Serikat, China, Jepang, dan negara-negara hebat lainnya. Terlebih lagi negara 62+.

Setidaknya, untuk diketahui publik, “pakar” teori konspirasi virus corona di Indonesia adalah Young Lex, Deddy Corbuzier, dan Jerinx SID. Para pakar tersebut tampaknya menggali informasi dari channel YouTube yang sama, yaitu disebut-sebut channelnya kaum bumi datar.

Para netizen ada yang percaya, ada juga yang tidak percaya. Netizen yang tidak percaya menganggap mereka tidak punya kapasitas berbicara virus corona, karena merekan bukan ahli di bidangnya. Misalnya Young Lex, seorang rapper kontroversi, Deddy Corbuzier mantan pesulap, host, belakangan aktif menjadi YouTuber. Konten YouTube Deddy juga terkadang kontroversi.

“Virus corona hanya flu yang ditambah dengan cairan kimia sehingga lebih mudah tersebar,” kata Young Lex, rapper yang masih percaya bahwa bumi datar.

“Belum ada orang yang mati pure (baca: murni) karena corona. Orang yang meninggal karena diabetes, jantung, asma, dari corona sendiri belum ada,” ujar Deddy.

Dalam obrolan mereka di channel YouTube Deddy tersebut juga menyinggung soal data pasien dan korban yang meninggal akibat corona. Menurut mereka jika data itu ditunggangi sangat berbahaya.

Tujuan data ditungganngi menurut Young Lex, “Sebarin ketakutan, untuk tunduk kepada orang yang membuat rencana di balik itu.”

Terakhir Jerinx, personel band PUNK Superman is Dead (SID), gemar melontarkan kritikan terhadap pemerintah. Selain itu aktif tergabung menolak Bali Tolak Reklamasi. Pria yang suka diskusi ini juga kerap memamerkan minuman keras ke depan netizen. Sembari agak oyong, ia melontarkan teorinya. Tak heran jika tindak-tanduk Jerinx mengundang kontroversi.

“Tenaga medis yang meninggal karena kelelahan,” kata Jerinx saat diskusi dengan Dr Tirta di Instagram.

Lelaki bertato itu juga mengaitkan korban meninggal di Italia itu memang 98 persen sudah kritis, manula. Dan angka kematian di sana dilebih-lebihkan.

Dari kesimpulan obrolan ketiga “pakar” tersebut bahwasanya virus corona diciptakan oleh elit global.  

Sebenarnya apa, sih, teori konspirasi itu?

Mengacu kepada Oxford English Dictionary, teori konspirasi diartikan sebagai “suatu teori” bahwa kejadian atau gejala yang timbul sebagai hasil konspirasi antara pihak-pihak yang berkepentingan, dan adanya suatu lembaga yang bertanggungjawab atas kejadian yang tak bisa dijelaskan (Tirto.id, 2019).

Dalam ceramahnya di konfrensi Center for Inquiry pada 2018 lalu, Joseph Uscinsky, profesor ilmu politik dari Universitas of Miamy menyebutkan bahwa “teori konspirasi merupakan alat bagi yang lemah untuk menyerang sekaligus bertahan melawan yang kuat”. Dengan demikian, teori konspirasi dapat dianggap sebagai senjatanya orang-orang kalah (Tirto.id, 2019).

Teori konspirasi semuanya membawa pesan umum, yakni sau-satunya perlindungan datang dari mereka yang memiliki kebenaran rahasia yang tidak ingin mereka dengar. Dr. Douglas mengatakan jika Anda percaya teori konspirasi, maka Anda memiliki kekuatan melalui pengetahuan yang tidak dimiliki orang lain (Kompas.com, 2020).

“Sejumlah penelitian menunjukkan kaitan stres, kaitan mudah dipengaruhi dan teori konspirasi. Ketika seseorang tak menguasai dirinya sepenuhnya, ketika mengalamu stres, teori konspirasi akan menjadi masuk akal,” ujar Dr Mike Wood, psikolog dari Universitas Winchester Inggris (BBC.com, 2019). 

Jadi Kita Harus Bagaimana?

Virus corona memang bisa membunuh kita. Cukup berbahaya bagi keberlangsungan hidup, terlepas dari kontroversi para “pakar” teori konspirasi di atas. Terlebih lagi kita punya riwayat penyakit ekstrem, seperti diabetes, jantung, napas, kanker, dan lain-lain.

Bahayanya atas teori para “pakar” itu adalah terlalu menganggap sepele persoalan virus ini. Meskipun Jerinx siap disuntik virus corona atau berinteraksi dengan pasien Covid-19. Mengingat follower mereka itu banyak sekali.

Sebenarya untuk membuktikan berbahaya atau tidak bisa diujikan ke hewan. Apakah memang virus corona sebagai penyebab utama kematian hewan itu. Atau mungkin hal ini sudah diujikan, tapi penulis sendiri belum mengetahuinya.

Selain itu tentu kita lebih percaya pada dokter dibandingkan para “pakar” teori konspirasi. Dari obrolan mereka tidak memberikan solusi, malah membuat netizen kebingungan. Mengingat literasi kita sangat rendah. Butuh tingkatan pikiran yang cukup untuk mencerna obrolan para “pakar”

Bagi yang sudah memahami sistem kapitalisme atau imprealisme bisa sedikit mengerti teori konspirasi yang mereka sampaikan. Tapi bagi yang sama sekali tidak paham bagaimana segelintir orang menguasai ekonomi dunia,  pasti sulit mencernanya.

Karena itu pula kita tetap waspada untuk memutus mata rantai virus corona, sembari terus menggali sendiri apa virus corona? Dampak virus corona? Persiapan ke depan untuk bertahan? Karena ekonomi kita semua sudah lumpuh.

Memang sebagian ada benarnya soal perekonomian yang disebutkan para “pakar”, tapi yang lain sulit untuk diterima. Terlebih lagi sampai chip yang akan ditanam di setiap tubuh kita, jadi kaum elit global bisa mengontrol semua manusia. Ini kelihatannya berlebihan sekali.

Dampak dari corona terbukti membuat kita stres dan depresi, tapi teori konspirasi juga bukan solusi. Karena hanya memaparkan teori yang belum tentu benar. Toh, sebuah teori bisa teruji lusa nanti bukan hari ini.

Tetap jaga kewarasan, karena itu paling penting dari segala teori! [Asmara Dewo]

Baca juga:

Jika “Nasi Anjing” di Hadapan Orang Miskin, Dimakan atau Tidak?

Kartu Pra Kerja dan Nasib Pekerja yang Tak Kunjung Usai

Meraba Bahayanya Gerakan Anarko Sindikalis

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Opini

6 Comments

  1. […] Virus Corona Menurut “Pakar” Teori Konspirasi, Young Lex, Deddy Corbuzier, dan Jerinx SID […]

    Reply

  2. […] Virus Corona Menurut “Pakar” Teori Konspirasi, Young Lex, Deddy Corbuzier, dan Jerinx SID […]

    Reply

  3. […] Virus Corona Menurut “Pakar” Teori Konspirasi, Young Lex, Deddy Corbuzier, dan Jerinx SID […]

    Reply

  4. […] Virus Corona Menurut “Pakar” Teori Konspirasi, Young Lex, Deddy Corbuzier, dan Jerinx SID […]

    Reply

  5. […] Baca berikutnya: Virus Corona Menurut “Pakar” Teori Konspirasi, Young Lex, Deddy Corbuzier, dan Jerinx SID […]

    Reply

  6. […] Virus Corona Menurut “Pakar” Teori Konspirasi, Young Lex, Deddy Corbuzier, dan Jerinx SID […]

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Penganiayaan terhadap Steven Menambah Kasus Rasisme Warga Papua oleh Aparat Keamanan

Asmarainjogja.id-Penganiayaan yang dilakukan oleh dua anggota Polisi Militer Angkatan Udar…