Home Berita Sang Juara Bertahan, Kembali JVC Angkat Trofi

Sang Juara Bertahan, Kembali JVC Angkat Trofi

10 min read
1
2
220
Tim bola Voli JVC
Tim bola Voli JVC | Foto via Angin, PJ Internal BI

Asmarainjogja.id-Seperti Virus Corona yang tak ada obat, itulah JVC. Salah satu klub bola voli yang ada di Desa Harapan Baru, Kecamatanan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Walaupun berada di pedalaman desa, namun tetap menunjukkan eksistensi di luar kandang.

Baru-baru ini JVC kembali menunjukkan taringnya dan berhasil mengangkat trofi juara pada “Turnamen Bola Voli Muanti Ijau” yang beralamat di Jalan Gajah Mada Kilo Meter 12, Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Acara yang digelar dalam perebutan juara turnamen ini berlangsung satu bulan lebih dan menggunakan sistem penyisihan grup. Pembukaan di mulai pada 14 Juli dan berakhir pada 24 Agustus 2020. Dalam pegelaran acara tersebut berjalan dengan damai serta menjunjung tinggi sportivitas.

Partai final mempertemukan antara JVC VS Batako. Pada puncak final ini JVC berhasil menghajar Batako tiga set bersih tanpa ampun. Untuk diketahui bahwa partai final ini adalah ajang balas dendam permainan. Sebab, sebelumnya pada babak penyisihan grub JVC harus bermain rubber set dan kalah tipis atas Batako. Namun, itu semua dibayar lunas waktu partai final. Dan kemenangan ini tentu tak terlepas dari tangan dingin seorang manajer tim.

“Sebagai Manajer JVC , selama ini apa yang saudara rasakan atau pengalaman saudara selama menjadi manajer?” tanya saya.

“Ya, yang pasti ada suka-dukanya selama jadi manajer tim JVC, dan yang pasti ada juga kepuasan di dalam itu semua, apalagi kalau apa yang kita targetkan itu tercapai,” ucap manajer Indra.

Dalam keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwa beliau bukanlah orang baru di JVC, sehingga banyak yang dilewati baik suka maupun duka. Perjuangan memang tak pernah mengkhianati hasil, namun perjuangan pasti akan berhasil.

“Terus, apakah pesan saudara buat tim  JVC?”

“Pesannya, ya, selalu tetap jaya pastinya dan semakin dikenal dan dicintai oleh banyak orang dan selalu terjaga kekompakkan dan kekurangannya,” ucap mantan pemain JVC tersebut.

Sebuah pesan yang sangat mendalam buat JVC agar tetap kompak, bisa diartikan yakni baik kalah maupun menang tetap selalu kompak.

“Lalu, apakah ada harapan buat JVC yang akan datang?”

“Harapannya mudah-mudahan semakin banyak anak-anak generasi muda lainnya untuk bisa termotivasi agar mau untuk mengembangkan bakatnya khususnya di bidang olahraga voli, dan untuk anak-anak JVC agar bisa semakin meningkatkan kualitas permainan dan disiplin.” Pungkasnya.

Untuk diketahui pula, bahwa tim JVC ini banyak bibit-bibit unggul yang tentunya dapat disiapkan untuk mengisi tim senior selanjutnya. Regenerasi tak putus, itulah yang membuat nama JVC tetap harum. Bahkan, setiap event yang digelar di markas JVC pun mereka selalu angkat trofi.

Dalam partai final kemarin juga tak terlepas dari dukungan tim yang menggila dan tak ada obat. Tentu suporter menyiapkan yel-yel dalam pertandingan sehingga mengganggu konsentrasi lawan. Bukan main-main. Suporter JVC menyanyikan yel di lapangan serta diiringi drum yang telah disiapkan dari rumah.

Suara gemuruh teriakan penonton semakin membakar semangat para pemain JVC ini. Tentunya kemenangan ini tak terlepas dari dukungan penonton serta kerja keras pemain, manajer dan pengurus tim JVC ini yang saling bahu-membahu dalam menaikkan nama JVC baik di kandang maupun saat bertandang.

Ketua JVC Suwarno dalam keterangannya juga menyampaikan beberapa hal untuk tim JVC. Berikut pernyataannya dalam wawancara degan penulis.

“Sebagai ketua JVC selama ini bagaimana perkembangan JVC selama saudara memimpin?”

“Mungkin selama memimpin ketua JVC jadi mungkin banyak kurangnya juga mungkin ada kelebihannya. Ya alhamdulillahnya, itu JVC memang jadi juara ya mungkin masih lebih banyak lagi yang harus diperbaiki untuk lebih bagus lagi kan seperti itu ya. Mungkin kayak saya sendiri pun mungkin belum sepenuhnya lah memantau perkembangan anak-anak itu dari tim pemain-pemain atlitnya. Jadi mungkin untuk kedepannya ya lebih untuk perbaikan lagi lah, bukan berarti bisa dikasih kemenangan juara ditiap event tapi lebih optimisnya lagi untuk jadi perbaikanlah mungkin koreksinya dari tim JVC,” ungkap pria beranak satu tersebut.

Sebuah pesan yang mendalam buat para pemain, agar tetap tak jumawa. Serta kerja sama baik antar pengurus dan pemain tetap seimbang dan harmonis. Agar kedepannya JVC tidak menurun performanya dan justru  malah semakin bagus.

JVC sebagai tim bola voli di daerah kampung bukanlah hal yang baru, namun memang tim ini sudah sangat lama ada. Bahkan beberapa mantan pemain masih tetap peduli dan jika ada waktu luang ikut latihan bersama.

Pada pertandingan final yang sempat tertunda karena hujan, untuk diketahui bahwa JVC menurunkan pasukannya hanya satu tim saja. Bisa saja pengurus menurunkan tiga tim, namun karena beberapa hal harus menurunkan satu tim saja.

Dalam pertandingan JVC kali ini, penulis mencoba bertanya pendapatnya tentang tim voli tersebut. Kali ini pendapat dari ketua Karang Taruna Sakti Desa Harapan Baru, Joni Saputra.

“Sebagai Ketua Karang Taruna. Bagaimana pandangan saudara terhadap tim bola voli JVC?”

“Tim bola voli JVC merupakan tim yang cukup dipandang oleh tim lain untuk sekitar Mandau. Hal yang menarik dari tim ini adalah tim bisa mengorbitkan pemain-pemain muda yang bertalenta dan semangat juang yang luar biasa. Di tim ini juga rasa kekeluargaannya sangat kental, sehingga pemain yang memiliki nama juga merasa betah saat membela JVC di event-event besar, dan suporternya terkenal gila dan fanatiknya dalam hal mendukung,” ujarnya.

“Apa harapan besar saudara untuk JVC yang akan datang, mengingat setiap pemain juga butuh regenerasi?”

“Harapan saya buat manajemen JVC supaya bisa lebih giat lagi dalam hal mendidik anak-anak muda yang memiliki hobi bola voli, sehingga generasi-generasi JVC tidak akan pernah habis,”  katanya.

Dalam kemenangan kemarin merupakan hal yang sangat membanggakan. Sebab, dalam acara yang digelar yakni pemain bola voli lokal, serta perdana bagi Kelurahan Titian Antui KM 12 dalam mengadakan event. Tentunya harapan besar akan ada acara yang sama untuk tahun berikutnya.

Dalam perhelatan acara turnamen bola voli ini masyarakat tetap diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan. Dan juga sebagai catatan yaitu Kabupaten Bengkalis merupakan zona hijau.

Penulis: Angin, Penanggung Jawab Internal Komunitas MenulisBintang Inspirasi

Baca juga artikel Angin lainnya:

Apakah Media Mainstream Tidak Mau Angkat Kasus Pak Bongku karena Sibuk Berita Corona?

PSBB Bagaikan Burung dalam Sangkar

Pilunya Dampak Covid-19 dari Segi Ekonomi dan Sosial

Virus Corona Seperti Buah Simalakama

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

One Comment

  1. […] Sang Juara Bertahan, Kembali JVC Angkat Trofi […]

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Problema Transpransi dan Akuntabilitas Penyebab Korupsi

Asmarainjogja.id-Minimnya pejabat publik yang memiliki kesadaran tranparansi dan akuntabil…