Home Sahabat Muda Berbagi Berbagi Pengalaman dari Tanaman Seribu Manfaat (Lidah Buaya)

Berbagi Pengalaman dari Tanaman Seribu Manfaat (Lidah Buaya)

10 min read
0
0
115
Kebun aloe vera di Pantai Jungwok | Foto PLB
Kebun aloe vera di Pantai Jungwok | Foto PLB

Asmarainjogja.id-Tanaman lidah buaya (aloe vera) mungkin bagi sebagian orang masih menganggap tumbuhan tersebut biasa saja. Tidak sedikit pula yang menganggap bahwa tumbuhan tersebut sebagai tumbuhan liar atau pengganggu. Selain itu lidah buaya sebagai tanaman hias layaknya seperti bunga pada umumnya.

Dahulu waktu saya kecil, tumbuhan ini selalu saya ambil batangnya lalu dipatahkan dan dioleskan kerambut. Konon, jika sering mengoleskan gel dari batang lidah buaya ini akan membuat rambut kita akan terlihat lebih subur dan hitam.

Namun, tahukah kamu jika tanaman lidah buaya ini memiliki nilai lebih. Tanaman tersebut sangat kaya manfaat bagi kita. Baik itu untuk kesehatan, kecantikan, bahkan bisa diolah menjadi makanan dan minuman.

Jika secara umum banyak yang mengenal aloe vera sebagai bahan untuk kecantikan agar kulit terlihat putih  dan mulus, namun tak sedikit pula yang memanfaatkan tanaman ini menjadi olahan kuliner yang enak dan sehat.

Bahkan, baru-baru ini tanaman seribu guna tersebut telah dimanfaatkan dalam pembuatan hand sanitizer, guna menangkis wabah Covid-19. Dan kita dapat membuatnya secara mandiri. Sungguh menyenangkan bukan?

Adapun cara pembuatannya adalah siapkan bahan alkohol 70% gel lidah buaya, dan potongan kulit lemon dengan perbandingan 1:3. Misal 50 gram gel Aloe Vera maka alkohol 70%-nya 150 mililiter. Campurkan semua bahan dan aduk selama 15 menit. Diamkan sejenak dan tambahkan essensial kulit lemon yang sudah diperas hand sanitizer siap dipindahkan ke wadah semprot dan sejenisnya (Merdeka.com)

Sangat mudah bukan? Apalagi jika kamu ingin membuat lebih banyak lagi dan dipasarkan. Tentu akan menjadi penghasilan lebih buatmu. Banyak yang membutuhkan lidah buaya di tengah pandemi  seperti ini. Setidaknya dalam skala kecil dapat kamu gunakan buat diri sendiri dan orang-orang terdekat, yakni keluarga.

Selain itu, tanaman seribu manfaat ini dapat diolah menjadi makanan dan minuman. Apakah kalian sudah pernah mengonsumsi keripik lidah buaya? Jika belum, cobalah untuk membuatnya secara mandiri. Caranya sangat mudah.

Pertama lidah buaya dikupas dan diambil dagingnya, kemudian dicuci hingga bersih sampai lendirnya hilang dan kesat, lalu diblender hingga lembut. Setelah itu larutan lidah buaya dicampur telur, terigu, dan minyak goreng, diaduk hingga mengental, kemudian didiamkan sekitar 15 menit, baru adonan tersebut digiling hingga berbentuk kotak kecil-kecil, dan digoreng hingga kering, setelah itu diberi penyedap rasa (Okezone.com)

Soal rasa jangan diragukan lagi, saya sendiri pernah mencobanya dan rasanya sangat lezat. Cocok buat kamu yang hobi ngemil serta ditemani oleh kopi atau teh serta minuman lainnya. Apalagi jika kamu makan keripik lidah buaya minumnya juga dari olahan tumbuhan tersebut.  Pasti sangat nikmat.

Es aloe vera | Foto PLB
Es aloe vera | Foto PLB

Jika kamu belum pernah meminum olahan dari tumbuhan seribu manfaat tersebut cobalah untuk meminumnya dan membuatnya sendiri. Tidak susah dan merepotkan, kamu hanya perlu mencoba membuatnya. Yakinlah pada dirimu sendiri bahwa kamu bisa. Jika aloe vera adalah tumbuhan seribu manfaat maka kamu juga punya seribu cara untuk mengolahnya.

Siapkan lidah buaya, air dan gula. Cara pembuatannya kupas kulit lidah buaya, kemudian dipotong dadu. Cuci bersih kemudian siram dengan air mendidih dan rendam selama 1 jam untuk menghilangkan lendir. Cuci kembali lidah buaya. Masukkan lidah buaya yang sudah dicuci ulang kedalam panci yang berisi air mendidih di atas api kecil. Masukkan gula secukupnya, lalu aduk sampai larut. Diamkan selama 10 menit, lalu angkat (dinkes.surabaya.go.id)

Saya sendiri pernah mencoba membuatnya secara langsung, dan kamu bisa mencampurkannya dengan susu, madu, ataupun buah-buahan yang kamu suka dengan olahan minuman lidah buaya tersebut. Selain enak tentu baik buat kesehatan tubuh kita.

Tentu ini adalah sebuah kesempatan bagi kamu untuk memproduksi minuman lidah buaya dan menjualnya kepada masyarakat. Karena minuman ini baik untuk semua kalangan baik anak-anak, dewasa, bahkan lanjut usia. Sebuah peluang bukan?

Sampai saat ini masih jarang kita temui olahan lidah buaya di sekitar kita. Bahkan jika kita berkunjung ke supermarket juga tak kita temukan minuman lidah buaya. Tentu dengan kamu membuat dan memasarkannya maka kamu akan menjadi pengusaha. Lumayan!

Dari sekian banyak olahan dari tanaman tersebut, kira-kira mana yang paling kamu sukai dan mungkin akan kamu buat sendiri? Tentu dengan langkah-langkah yang sudah disampaikan di atas. Kalau saya sendiri lebih suka mengolah lidah buaya menjadi minuman, seperti es lidah buaya yang dicampurkan dengan buah serta ditambahkan sirup, apalagi diminum saat cuaca panas. Rasanya pasti sangat nikmat.

Selain itu, jika kamu menanam lidah buaya disekitar rumah sangat bermanfaat buat kesehatan medis sehari. Semisal kamu terkena luka bakar tinggal oleskan saja tanaman tersebut. Atau jika kulit kamu tergores benda tajam, petik saja lidah buaya dan oleh gel pada bagian yang luka. Bahkan nilai lebihnya kamu dapat menggunakannya secara rutin pada kulitmu terutama bagian wajah menjadi masker alami. Kulit akan terlihat lembut, putih dan halus.

Minuman herbal berbasis lidah buaya yang dihasilkan memiliki kandungan gizi dan senyawa aktif yang bersifat fungsional yang berasal dari bahan-bahan yang digunakan. Berdasarkan hasil uji laboratorium minuman tersebut mengandung karbohidrat >10 persen, lemak >2 persen, protein> 2 persen sebagai komponan gizi dan juga mengandung asam amino, vitamin A, C, senyawa polifenol dan serat pangan sebagai komponen fungsional (lipi.go.id)

Kandungan-kandungan yang tersimpan dalam tumbuhan lidah buaya sudah di teliti oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Dan dengan hasil uji yang sudah dijelaskan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa aman dan sangat bermanfaat untuk mengonsumsi olahan lidah buaya.

Di Gunungkidul juga terdapat tanaman lidah buaya. Jika kamu liburan ke Pantai Jungwok, di parkiran 16 membudidayakan tanaman lidah buaya. Cocok bagi kamu yang lagi berendam di pantai setelah itu oleskan tubuhmu dengan tanaman aloe vera tersebut agar tidak terbakar. Dan jangan lupa untuk membeli pelepah lidah buaya di sana untuk dibawa pulang, tentunya dengan harga yang sangat bersahabat. Nah, untuk informasi lebih lanjut lidah buaya di Pantai Jungwok atau ingin membeli bibit atau pelepah lidah buaya, kalian bisa menghubungi Whatsapp Kakak Wuri, 082285249370.

Penulis: Bayu Anggari, penggiat pemberdayaan lidah buaya di Gunungkidul

Baca juga:

Setahun PLB, Bagaimana Perkembangannya?

Tanam Lidah Buaya di Rumah sebagai Obat Pengganti Betadine

Manfaat Luar Biasa Lidah Buaya untuk Luka Bakar

Tonton video diskusi umum PLB:

 

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Sahabat Muda Berbagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Bagaimana Penegak Hukum Melanggar HAM terhadap Pelaku Tindak Pidana (Skizofrenia)?

Asmarainjogja.id-Siapa saja orang yang melakukan tindak pidana tentu mendapatkan ganjaran,…