Home Kesehatan Kenali Apa Itu Kelenjar Getah Bening dan Cara Mengatasinya

Kenali Apa Itu Kelenjar Getah Bening dan Cara Mengatasinya

7 min read
0
0
79
Ilustrasi penyakit getah bening
Ilustrasi penyakit getah bening | Foto Istimewa

Tahukah Anda, jika sebetulnya kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh manusia? Keberadaannya dapat mencegah terjadinya infeksi, baik yang disebabkan virus, bakteri dan lain sebagainya. Ketika kelenjar getah bening tersebut membengkak, itu menjadi pertanda akan adanya masalah atau infeksi yang terjadi pada bagian itu. lalu, ketika sakitnya mereda, maka kondisinya akan mengempis dengan sendirinya.

Gejala Penyakit Kelenjar Getah Bening

Suatu penyakit biasanya akan diawali dengan pertanda yang biasa kita kenal sebagai gejala, baik yang umum maupun spesifik terdapat masalah kesehatan tertentu. Apa saja gejala dari penyakit kelenjar getah bening ini? umumnya penyakit ini ditandai dengan adanya pembengkakan pada area ketiak, leher, bawah dagu, dan di pangkal paha.

Pembengkakan atau dalam istilah medis disebut lymphadenopathy tersebut adalah kondisi dimana kelenjar getah bening atau gumpalan jaringan sebesar kacang yang berisi sel darah putih mengalami pembesaran. Selain itu, berikut beberapa gejala penyakit kelenjar getah bening lain, diantaranya:

  • Kelenjar getah bening yang terasa keras saat ditekan.
  • Kelenjar getah bening dalam keadaan bengkak tanpa adanya sebab yang jelas juga disertai badan yang terasa lemah.
  • Pembengkakan terjadi lebih dari dua minggu dan/atau bersamaan dengan kondisi ukuran yang membesar.
  • Demam yang tak kunjung mereda.
  • Berkeringat di malam hari.
  • Berat badan menurun tanpa penyebab jelas.
  • Sakit tenggorokan yang kemudian menjadi penyebab seseorang sulit menelan atau bernapas.

Penyebab Penyakit Kelenjar Getah Bening

Setiap masalah pada kesehatan, akan dipicu oleh penyebab tertentu, termasuk pada kelenjar getah bening ini. seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa penyakit ini bisa disebabkan oleh infeksi, baik yang berasal dari virus, bakteri dan yang lainnya.

Ternyata, Infeksi yang tergolong ringan bisa menjadi faktor penyebab pembengkakan pada kelenjar getah bening yang paling umum, seperti contohnya: demam kelenjar, pilek, infeksi tenggorokan, radang amandel, infeksi gigi, telinga dan lain sebagainya. Ada pula kasus yang jarang terjadi dan menjadi penyebab penyakit ini, seperti: kondisi medis tertentu, contohnya artritis reumatoid, lupus, campak, dan lain sebagainya.

Cara Mengatasi Kelenjar Getah Bening

Seperti dilansir dari National Institutes of Health – MedlinePlus, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan guna mengatasi pembengkakan kelenjar getah bening, yaitu:

  • Pastikan mendapat istirahat yang cukup guna memulihkan sistem kekebalan tubuh.
  • Gunakan kain basah yang hangat untuk mengompres area yang bengkak atau terasa nyeri. Atau, kita juga dapat memanfaatkan kompresan dingin jika air hangat tidak efektif untuk meredakan radang.
  • Mengkonsumsi obat pereda nyeri, seperti: ibuprofen, naproxen, atau acetaminophen untuk mengurangi ketidaknyamanan. Atau bisajuga konsumsi obat antibiotik yang dibeli atas rekomendasi dan dengan resep dokter,  jika memang pembengkakan kelenjar getah bening disebabkan oleh bakteri atau jamur.
  • Sebaiknyahindari pemberian aspirin pada anak karena hal tersebut berisiko mengalami Reye’s syndrome. Reye’s syndrome  tersebut dapat menyebabkan pembengkakan pada organ hati serta otak.
  • Berkumur dengan air garam. Hal ini bisa dilakukan jika pembengkakan kelenjar terjadi pada area leher, telinga, kepala atau rahang. Caranya yaitu larutkanlah garam dengan air hangat. dan berkumurlah selama 10-20 detik, kemudian buang airnya. Lakukan hal tersebut berulang sebanyak 3-5 kali.

Diagnosis Penyakit Kelenjar Getah Bening

Diagnosis yang dilakukan dokter adalah diawali dengan wawancara mengenai gejala, kondisi pembengkakan serta riwayat kehidupan atau keseharian pasien, kemudian untuk memastikannya, biasanya akan dilakukan pemeriksaan berupa:

  • Pemeriksaan darah lengkap

Guna membantu dokter dalam mengecek kondisi pasien secara menyeluruh serta mendeteksi adanya infeksi.

  • Biopsi

Biasanya hal ini dilakukan jika dokter mencurigai kanker sebagai penyebab penyakitnya

  • CT Scan dan pemeriksaan X-ray

Hal ini dilakukan untuk mengetahui lokasi infeksi atau tumor yang menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening dapat dideteksi.

Walau umumnya dapat sembuh dengan sendirinya, tanpa perawatan khusus namun sebaiknya Anda melakukan konsultasi pada dokter terkait kondisi yang dialami. Terlebih jika keadaan bertambah parah dan atau berlangsung cukup lama. Anda bisa memanfaatkan aplikasi Halodoc untuk konsultasi medis dengan mudah dan cepat.

Melalui aplikasi Halodoc, Anda bisa berkonsultasi secara mudah dan bisa dilakukan dimanapun. Selain itu, jika dirasa perlu untuk melakukan pemeriksaan langsung, Anda dapat melakukan appointment terlebih dahulu melalui aplikasi ini. Jadi, yuk segera unduh aplikasi Halodoc sekarang juga! [Asmarainjogja.id]

Baca juga:

Manfaat Luar Biasa Lidah Buaya untuk Luka Bakar

Tanam Lidah Buaya di Rumah sebagai Obat Pengganti Betadine

Beragam Khasiat Daun Kemangi, Bisa Juga untuk Kesuburan Pria

  • Nikmat Sehat Tidak Bisa Dibeli dengan Apapun

    Sakit itu mahal (Ilustrasi) | Foto Klickr Asmarainjogja.id –Berbicara tentang kesehatan te…
Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Penganiayaan terhadap Steven Menambah Kasus Rasisme Warga Papua oleh Aparat Keamanan

Asmarainjogja.id-Penganiayaan yang dilakukan oleh dua anggota Polisi Militer Angkatan Udar…