Home Travel Kebun Teh Sikatok: Panorama, Keramahan, dan Pelayanan yang Memanjakan Wisatawan

Kebun Teh Sikatok: Panorama, Keramahan, dan Pelayanan yang Memanjakan Wisatawan

9 min read
0
0
65
Wisata Alam kebun Teh Sikatok
Wisata Alam Kebun Teh Sikatok | Foto Asmarainjogja.id/Asmara Dewo

Asmarainjogja.id-Hamparan luas Kebun Teh Sikatok terlihat jelas dari jalan raya Tambi. Menghijau subur tumbuh berlatar gunung Sindoro. Kebun seluas sekitar 80 hektar itu juga bisa terlihat dari seberang jalan, di sebelahnya terdapat perbukitan. Pada kaki-kaki perbukitan itu, kebun teh juga merayap meninggi. Dan tak jauh dari bukit itu terdapat Gunung Kendil, tingginya sekitar 1.800 MDPL.

Tiba di area parkir, tepat berada di pinggir jalan, kami langsung menuju ke pintu masuk jembatan wisata. Kami merogoh kantong untuk mengeluarkan Rp 8.000,- sebagai syarat masuk ke wisata yang sedang populer enam bulan belakangan ini. Untungnya kami ke sana pada hari biasa, jika akhir pekan, wisatawan berkerumun dan mengantre menikmati keindahan alam yang menakjubkan itu.

“Hari libur seperti pekan lalu, bisa mencapai lima ribu pengunjung, Mas,” kata Mas Rotib, salah satu tim pengelola objek wisata kepada kami, Rabu, 23 Juni 2021.

Berjalan kira-kira 300 meter ke perkebunan, jembatan bambu melingkar yang saling terhubung menjadi ‘ikon wisata’ yang dikelola oleh warga setempat. Terlihat para pengunjung berjalan di atas, berkeliling menikmati udara sejuk, memberikan ketenangan batin, dan guratan wajah mereka memberikan pesan keramahan dan kebahagiaan.

Tentu saja tidak lupa untuk mengabadikan dokumen perjalanan, mereka berfoto keren berlatar permadani hijau kebun teh.

Keriuhan musin organ tunggal koplo yang disediakan panitia semakin menambah euforia para wisatawan. Beberapa di antara mereka naik ke pentas dan mendonasikan suara emasnya. Panitia juga mempersilahkan untuk me-request lagu kepada para hadirin di sana. Cocok juga bagi yang sedang galau mengekekspresikan hatinya melalui nada dan lirik indah di objek wisata kebun teh tersebut.

Pengelola tampaknya paham betul bagaimana memanjakan wisatawan, mereka juga menyediakan permainan anak-anak, seperti trampolin, dan permainan lainnya.

Jika enggan berkeliling dengan berjalan kaki, pengunjung juga tetap bisa melihat perkebunan nun jauh di kaki bukit dengan  berkuda. Tarifnya jika hanya untuk ber-selfy Rp.10.000,-, rute area parkir Rp.40.000,-, rute keliling jembatan Rp. 50.000,-, rute gumuk pasir Rp. 60.000,-, dan rute Bukit Pandang Rp. 80.000,-.

Tak hanya itu, agak lebih menantang sembari menguji adrenalin berkeliling di sana, ada ATV yang siap menemani perjalanan pengunjung. Kami sendiri memilih berjalan untuk menikmati segala keindahan di sana. Pada setiap jejak tentu ada cerita dan haru biru kenangan yang tak bisa terlupakan.

Bagi yang suka melakukan aktivitas outdoor, di sana juga menyediakan camping ground. Jadi bisa menancapkan tenda menyaksikan bintang-gemintang pada malam hari, dan menunggu momentum sunrise dari langit fazar. Wow… tentu itu sangan menyenangkan.

Kebun Teh
Kebun Teh Sikatok berlatar Gunung Sindoro | Foto Asmarainjogja.id/Asmara Dewo

“Bisa camping di sini, Mas. Biayanya 15 ribu per orang. Nanti akan saya carikan tempat yang bagus untuk melihat sunrise,” ujar Mas Rotib.

Para wisatawan dari luar kota biasanya mencari tempat penginapan. Nah, di sekitar Dusun Sikatok juga ada, namun kalau ingin penginapan yang agak berkelas, pihak pengelola wisata akan merekomendasikan ke penginapan lain. Ya, tampaknya wisata baru yang lagi populer ini senantiasa selalu memberikan alternatif bagi wisatawan.

Tak lengkap rasanya jika ke Kebun Teh Sikatok, sebelum mencicip tehnya, bukan?

Menurut Rizka, yang lebih memilih teh daripada kopi, teh yang diseruputnya itu lebih pekat, lebih wangi, agak terasa kelat, dan rasanya enak. Rizka menambahkan, teh di sana tersa originil banget.

Teh di Kebun Sikatok
Minum Teh di Kebun Teh Sikatok | Foto Asmarainjogja.id/Asmara Dewo

Saya sendiri memilih kopi arabica honey. Rasa kopinya tidak begitu kuat, harum, dan memang agak manis, maksudnya manis di sini bukan karena gula, tapi mungkin pada biji dan cara pengolahannya. Warna kopinya juga agak kecoklatan, tidak seperti kopi lainnya yang hitam pekat. Nah, soal rasa, saya pikir enak. Lagi-lagi soal rasa itu tentu subjektif.

Melengkapi minuman itu kami juga menyantap gorengan tempe kemul. Salah satu kuliner yang ‘wajib’ dicicipi. Rasanya enak, bumbunya terasa, keriuk saat dikunyah, dan buat nagih pastinya.

Bagi warga sekitar, objek wisata yang dikelola mereka ini menjadi berkah, karena hasil objek wisata itu sebagai pemasukan kas Desa. Dan membuka lapangan pekerjaan bagi warga yang tergabung sebagai pengelola wisata di sana.

Mas Rotib mengatakan sebelum warga yang mengelola wisata ini, kendaraan pengunjung di sekitar tidak aman, “Sering terjadi kehilangan, kalau sekarang warga yang kelola wisata ini jadi aman.”

Wisata Alam Kebun Teh Sikatok ini memang dikelola warga, tapi lahannya sendiri adalah milik Perkebunan Teh Tambi. Warga mengontrak lahan tersebut, kemudian beberapa persen disetor ke pemilik kebun.

Wisata Alama Kebun Teh Sikatok
Wisata Alama Kebun Teh Sikatok | Foto Asmarainjogja.id/Asmara Dewo

Nah, tips bagi pengunjung yang ingin berkunjung ke sana, agar bisa melihat pemandangan keren, sebaiknya pada pagi hari. Karena pada pagi yang cerah, pemandangan kebuh teh berlatar Gunung Sindoro akan lebih jelas dan eksotis.

Kami sendiri tiba di sana sudah sore, hanya sesekali saja awan tersingkap yang menampakkan keanggunan Sindoro. Jadi kami masih penasaran, dan ingin menyusun rencana ulang agar bisa melihat panorama utuh Wisata Alam Kebun Teh Sikatok.

Wisata ini terletak di Dusun Sikatok, Desa Sigedang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Wonosobo memang menjadi salah satu tempat objek wisata yang populer, seperti Dieng Plateau. Tak ada salahnya pula jika setelah dari wisata “orang gimbal” itu mampir menuju Wisata Alam Kebun Teh Sikatok.

Kami dari Dieng, memakan waktu sekitar 45 menit dengan berkendara secara santai sembari menikmati pemandangan sepanjang perjalanan. [Asmara Dewo]

Baca juga:

Ini Fenomena Wisata Nampan Sukomakmur di Magelang, Ngab!

Petualangan Berkesan ke Curug Lawe di Lereng Gunung Ungaran

Nepal Van Java Magelang, Wisata Baru yang Viral di Gunung Sumbing 

@asmarainjogjaKebun Teh Sikatok, Tembi ##travel ##IdeaPadMyManySelves ##asmarainjogja ##fyp ##kebunTehSikatok ##wisatajateng ##tiktoktravel ##scenery ##journey ##nature♬ All I Want – Olivia Rodrigo

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Travel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Bagaimana Penegak Hukum Melanggar HAM terhadap Pelaku Tindak Pidana (Skizofrenia)?

Asmarainjogja.id-Siapa saja orang yang melakukan tindak pidana tentu mendapatkan ganjaran,…